Bersepedah Yuk…

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Kembali batavusqu akan mengangkat pengalaman sahabat dalam bersepedah, ya pengalaman para sahabat yang telah mengikuti lomba pada kemeriahan humberqu beberapa tahun silam. Mungkin sahabat masih ingat dengan itu jikalau tidak saya akan rangkum semua peserta kemeriahan agar sahabat kembali mencintai olahraga ini, bersepedah yuk…Banyak yang saya dapatkan dari pembelajaran bersejarah dari para sahabat dan akan terus menjadi guru bagi saya dan anak/cucu saya nantinya. Segala aktivitas bersepeda yang sahabat sampaikan telah mebuka wahana bagi saya dalam bersepeda. Dengan pengalaman yang diberikan semoga saya mampu untuk tetap mencintai olahraga ini sampai tua.

Nah kali ini di setiap Jum’at pagi batavusqu akan memutar ulang pengalaman sahabat yang pernah masuk kedalam bui humberqu semoga berkenan.

Judul Postingan : Ring-ring gowes-gowes

Dahulu sekali keluarga kami tinggal di sebuah kompleks perumahan dinas dengan lingkungan yang dipertahankan tetap berbukit-bukit di suatu kota kecil di Sumatera Utara. Rumah kami terletak di pojok di bagian yang agak menurun, dan dikelilingi oleh jurang kecil. Lahan perumahan ini adalah bekas perkebunan karet, masih ada sisa-sisa beberapa tanaman karet yang masih bergetah, getah karet ini kami buat jadi bola untuk main kasti. Caranya yaitu getah karet dioleskan di lengan, tunggu sampai kering dan digulung menjadi bola.

Di lingkungan yang masih mencirikan alam bebas ini permainan anak-anak di sana adalah permainan di luar rumah. Ada bermain perosotan kardus dan mencari buah jambu monyet di jurang, main tarzan di akar pohon, dan bersepeda berkeliling kompleks yang luas.

Ada pengalaman buruk yang sangat kuingat sekali yang berhubungan dengan sepeda. Saat itu aku berumur kira-kira 5 tahun. Aku dibonceng oleh mendiang kakak sepupuku , kak Atik, ke rumah sakit untuk cabut gigi. Aku didudukkan di boncengan sepeda ontel dengan kaki diikat sapu tangan supaya kaki tidak masuk ke jari-jari sepeda. Perjalanan menuju rumah sakit yang terletak di bukit yang lebih tinggi dari rumahku aman saja. Perjalanan pulanglah yang membawa masalah. Di tengan jalan menurun tiba-tiba rem sepeda putus, kakak tidak bisa menghentikan laju sepeda yang semakin kencang, aku ketakutan sambil memeluk pinggang kakak kuat sekali. Di tengah kepanikan kak Atik masih bisa membelokkan sepeda ke arah rumah, sepeda terus berputar tanpa kendali, rasanya lama sekali sampai akhirnya …..gubrak….sepeda menabrak pohon bunga salju dan kami berdua tergeletak di tanah, aku masih dalam keadaan terikat dan tertindih sepeda. Badan kami berdua penuh dengan baret.

Lama setelah kejadian itu aku masih belum berani belajar naik si kereta angin meskipun teman-teman seumurku sudah seliweran ring- ring gowes -gowes dan ayahku telah membelikan sepeda mini roda dua. Beraninya cuma mainin lonceng sepeda ontel kepunyaan orang Menggali (ucapan anak-anak untuk Bengali) pengantar susu.

Akhirnya di kelas 3 ayahku membawa sepeda miniku ke bengkel untuk memasangkan roda kecil tambahan supaya aku mau belajar. Mungkin jaman itu belum ada sepeda roda empat ya. Barulah setelahnya aku berani belajar. Sesudah bisa naik sepeda, aku seperti orang ketagihan, tiada hari tanpa sepeda, pulang sekolah langsung ambil sepeda dan berkeliling, dan selalu ngebut. Tidak terhitung berapa kali sudah aku jatuh dari sepeda, lututku sampai jarang lepas dari perban.

Artikel ini dibuat untuk meramaikan lomba Pengalaman mengesankan dalam bersepeda.

By: Bunda Monda

About these ads

Tentang Batavusqu

in 1968 when a figure sprang Warning Isro Mi'raj this man.
Tulisan ini dipublikasikan di Bersepeda dan tag , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s