NGONTEL

Senin, 5 Oktober 2009

Salam Takzim, abang none, ncang ncing, nyak babe blogger Indonesia yang berbudi dan berbudaya.

Perkenankan hari ini penulis menyajikan cerita dan pengalaman yang penulis lakukan pada hari Minggu kemarin selepas mengikuti serangkaian kegiatan silaturahim antar anggota. Agenda sebelumnya telah disusun dan kemas oleh om Hari dan om Adi berikut liputannya.

ngontelSaat SMS yang dikirim oleh onthelis DeFOC Slamet sampai di HP para punggawa, tersentak saya saat membacanya, kalimat kecil menyerupai titah, “NGONTEL” membuat senyuman dibibir karena begitulah setiap Minggu pagi Slamet melakukan send_all. Kalimat pendek yang bermakna luas ini,  hanya diketahui maknanya oleh para punggawa DeFOC dan pengurus istana serta para pecinta sepeda tua dinegeri tetangga.

Hari ini Minggu 4 Oktober 2009 punggawa DeFOC-0905 mengundang seluruh isi istana untuk hadir di Ruang khusus pertemuan yang berinisial C8/11. Dengan tetap menggunakan central outdoor di BaseCamp para punggawa mulai berdatangan satu persatu dan ada juga yang datang beriringan ke basecamp. Mereka antusias hadir di Central outdoor DeFOC untuk mengikuti undangan punggawa DeFOC-0905. Ada salah seorang punggawa bertanya-tanya karena memang sudah sebulan tidak ada kumpul-kumpul di Basecamp, ada apa kita harus ke C8/11, DeFOC-0906 menjelaskan bahwa hari ini akan ada acara Silaturahim antar punggawa dengan pengurus istana dan kerabat DeFOC. Alhamdulillah ujarnya karena khawatir akan kena damprat oleh raja yang terkenal galak (julukan Slamet).

Tepat pukul 08.00 karena sudah dirasa lengkap komando untuk menuju ruang khusu C8/11 diambil alih oleh pengurus istana (DeFOC-0906), sesuai dengan kendaraan (ONTEL) yang dipergunakan, para punggawa berjalan beriringan melintasi hutan Margonda dengan tetap berhati-hati karena jika tidak akan diterkam oleh puma, atau diseruduk kijang, kuda, bahkan para bebek yang selalu berlarian dengan cepat. Alhamdulillah perjalanan mengarungi hutan Margonda tidak terjadi apa-apa karena pengawas utama DeFOC-0921 mengiringi dengan bebek Mamiek (Shogun) yang sebentar-sebentar memantau perjalanan di hutan Margonda, kemudian para punggawa berbelok ke arah kanan menuju pasar Juanda. Di pasar ini para punggawa juga tidak boleh lengah karena para pedagang dan rakyat negeri tetangga ini cukup bengis, kalau kesenggol kata-kata kasar pasti keluar, bahkan saking hati-hatinya dibeberapa posisi para punggawa  harus menuntun kendaraannya.

Perjalanan melintasi pasar Juanda harus ditempuh ± 30 menit, setelah berada diujung pasar para punggawa bertemu dengan pengurus istana DeFOC-0903 dan dayang-dayang yang memang mereka merupakan pengawas di posisi 2. Sejenak para punggawa merapihkan barisan dan mengecek mur-baut serta perabot inti, karena sebentar lagi akan memasuki daerah lembah berbukit yang disebut desa Sukatani.

Pada etave ke 3 ini di desa Sukatani perjalanan sedikit santai tetapi tetap harus berjaga-jaga karena di kanan-kiri bidadari cantik (dedemit) mengumbar senyum dan pesona kerling, jika tidak berhati-hati dan berjaga-jaga kemudian terkena colek oleh peri-peri jahat maka perjalanan akan kandas disana. Bismillah ujar Slamet mudah-mudahan tidak tergoda dan di_amin_kan oleh Oki, Reza dan Jojo. Empat punggawa ini adalah punggawa yang masih berstatus single tetapi tidak menjombloh.

Karena berbukit tentunya tanjakan di desa Sukatani ini perlu tenaga extra ketika turunan banyak rem yang menjerit, ketika tanjakan napas tersengal. Tetapi ketika jalan datar keringat mengucur dengan deras. Benar benar perjalanan yang memerlukan ketangguhan yang profesional.

Sesampainya di ujung desa Sukatani para punggawa kembali harus merapihkan pakaian, dan perlengkapannya karena untuk masuk ke C8/11 harus melintasi Gapura yang dijaga para hulu balang, kumis hulu balang melintang tajam memeriksa tetapi tetap ramah. Terima kasih pa Satpam jasa mu tak kan terlupakan, sembari pamit punggawa Syaprudin yang bertugas di sektor laut membunyikan musik khasnya di frekuensi 170,04 FM.

Puji syukur sampai juga para punggawa di ruang C8/11, istirahat sejenak melepas perjalanan 17,8 Km dengan tetap menjaga estetika dan peradaban angsana DeFOC-0905. Saat melepas melonjor, memijit dengkul itulah keseharian DeFOC-0926 setelah perjalanan panjang, maklum menurutnya obat anti capai, dan obat anti lapar ketinggalan di balkon. Lain halnya dengan punggawa Here yang selalu menyulut cerutunya untuk melegakkan dada, dan penatnya kepala, sementara punggawa Guntur mengipasi kepalanya dengan kopiah obat, dan kaca mata punggawa rahmat ditiup-tiup agar hilang debunya.

Dipaviliun ruang C8/11 telah hadir pula Wakil Raja DeFOC0902 dan DeFOC0904 serta beberapa kerabat  DeFOC-0905. Setelah dirasa cukup mulailah rapat dimulai dengan tetap menyimak DeFOC 0906 membacakan agenda bla,ble,blo, bla,bla,bla….bla-bli,blu,bla,bla,bla…

Setelah beberapa penyampaian, DeFOC 0906 juga melakukan penggalangan dana Untuk Korban Bencana alam di Negeri sahabat SUMATERA BARAT PADANG yang Alhamdulillah Terkumpul uang sejumlah

Rp. 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah)

Untuk selanjutnya akan disampaikan melalui Dompet KOSTI Jakarta.

Acara ditutup dengan makan berat yang telah diramu dan digodog dengan menu pedas, ayam siupin dan lauk pauk lengkap bergizi tinggi ikut memenuhi meja hidang dengan piring classic (daun pisang) bertata rotan. nyam-nyam-nyam, krauk-krauk nseeep wuah, wueeh pedes, air air, hiruk suara makan memiliki khas masing-masing punggawa yang lapar dan haus setelah perjalanan 17,8 Km.

Dipenghujung pulang KeTUM DeFOC mengundang untuk hadir ke negeri SOLO tanggal 23-25 Oktober 2009, dalam agenada acara yang sama, semoga terealisasi.

Juga titipan dari  KeTUM DeFOC Nungki Prasetya

Segenap Pengurus DeFOC dan Anggota menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami Ontelis Padang; PUC (Padang Unto Club) dan Ontelis Jambi; KODJAM (Komunitas Onthel Djambi) semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran atas gempa yang telah memporak porandakan negeri Jambi dan Padang.

Demikian Sajian yang dapat penulis sampaikan dengan tetap menebar salam

SELAMAT PAGI BLOGGER INDONESIA

Salam Takzim Batavusqu

Istilah-istilah

  • DeFOC = Depok Fiets Ontel Community (Paguyuban pesepeda ontel kota Depok)
  • Punggawa = Anggota DeFOC
  • Raja = Ketum = Ketua DeFOC
  • DeFOC-0905 = Anggota DeFOC dengan Nomor Anggotanya0905
  • DeFOC-0926 = Keanggotaan Penulis Isro Machfudin
  • KOSTI = Komunitas Sepeda Tua Indonesia


Iklan

47 pemikiran pada “NGONTEL

  1. XP2 Scout

    Akhirnya saya dapat juga mengamankan yang pertama. Mohon ijin yang Pak Zipoer!

    Wah asik banget Pak bersepeda ontel, kami biasanya di kegiatan Pramuka juga mengajak anak-anak untuk bersepeda ria sambil belajar tentang alam. Anak-anak seneng banget kalau sudah begitu. Maju terus sepeda ontel…! 🙂

    Salam scouter,
    XP2 Scout

    Posting terbaru XP2 Scout : Menanti Undang Undang Pramuka

  2. Waduh kalah cepet. Wekekekekek
    Enak sekali ya Ngonthel bareng-bareng. Sehat, bebas polusi bisa celingak celinguk ngeliatin cewek di pinggir jalan.
    Ah, bang Zipoer sih terlalu tua untuk urusan yang terakhir
    Wekekekekek…

  3. Duu…hhh senangnya bisa naik sepeda bersama2 , sehat dan bahagia.
    Ikut berduka cita pd para korban bencana gempa di Sumbar, semoga Allah swt selalu memberikan ketabahan pd para korban, amin.
    Salam.

  4. Asyiknya…bisa jalan2 pake Sepeda Ontel sambil anjang sono ke temen2… Apalagi kalo yg dilewati medannya masih sejuk dan asri…wuuuiiih, mantap banget dech…
    Salam hangat dan damai selalu….

  5. wih asyik tuh. kynya kpngen jg nyoba , tp kpn ya.??
    ya wis ngikutin perjalannya zipoer7 z di blog neh.

    Salam Takzim jg ya
    di antos postingana nu sanes.. hatur thanQ

  6. heri agusti

    waladalah…….virus onthel ternyata sudah menyebar ke penjuru nuswantoro toh! emang harus gitu : kata mas tukul. sejarah ontel dan ontelis pantas kita nikmati
    itung itung mengenang mbah mbah kakung kita yah. salam buat para ontelis sejagat raya. ngontel=sehat=bahagia. apa sih yang orang cari didunia ini kalau bukan kebahagiaan iya toh iya toh? nyuwun ngapunten dari gusti ario defoc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s