Ritual Tersexi di Pulau Jawa

Minggu, 20 Desember 2009

Salam Takzim

Pembaca dan sahabat Batavusqu yang tersexi

Aneh satu judul Ritual Tersexi di Pulau Jawa ya kenapa ada satu judul Ritual tersexi di Pulau Jawa beginilah awal mulanya. Sebelum para sahabat dan para pembaca melanjutkan pembacaan postingan ini, perkenankan batavusqu menoreh latar belakang mengangkat satu  kegiatan ritual  yang aneh dan unik. ya suatu kegiatan yang oleh hampir semua pemda dilarang, sementara di daerah ini menjadi daya tarik dan malah menjadi sumber pemasukan bagi masyarakat sekitar daerah ini.

Ritual sex yang dilakukan secara massal antara pasangan-pasangan zina ini rutin dilaksanakan pada malam Jum’at pon dan malam 1 suro. Postingan ini bukan sengaja hasil ide batavusqu namun permintaan dari salah seorang yang istimewa bagi batavusqu, karena segala tulisannya begitu elegan dan penuh insfiratif. Nah jika sahabat dan pembaca penasaran ikutilah lanjutannya yuk….

Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah. Kawasan itu dikenal bukan karena keindahan alamnya. Ratusan bahkan ribuan dari berbagai kota datang ke sana hanya untuk berziarah dan ritual pesugihan. Pelaksanaan ritual sebenarnya bisa dilaksanakan setiap hari. Namun, terdapat hari-hari tertentu yang dipercaya membawa berkah tersendiri. Misalnya, saat malam Jumat Pon dan malam Satu Suro.

Lokasi utama yang dituju para peziarah adalah makam Pangeran Samudro dan para pengawalnya. Konon, Pangeran Samudro adalah seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit. Tapi ada pula yang menyebut dia dari zaman Pajang. Dia jatuh cinta kepada ibu tirinya, Dewi Ontrowulan. Ayahnya yang mengetahui hubungan anak-ibu itu menjadi murka. Pangeran Samudro lantas diusir. Dalam kenastapaannya, dia mencoba melupakan kesedihannya dengan melanglang buana. Akhirnya ia sampai ke Gunung Kemukus.

Tak lama kemudian, sang ibu menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan. Namun na’as, sebelum sempat berhubungan badan, penduduk sekitar memergokinya. Keduanya dirajam beramai-ramai hingga akhirnya tewas. Keduanya kemudian dikuburkan dalam satu liang lahat di gunung itu. Tapi menurut cerita, sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan. Ia berujar,“siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya”.

Ada pula yang meyakini kuburan itu adalah milik Syeikh Siti Djenar. Dia dihukum para wali karena dianggap menyebarkan ajaran sesat. “Dia dieksekusi di situ,” kata KRHT Kresno Handayaningrat, tokoh budaya setempat.

Memang, tak ada catatan sejarah mengenai sosok Pangeran Samudro. Namun, mitos telah telanjur berkembang. Orang yang mengunjungi makam Sang Pangeran dipercaya memperoleh berkah, berupa jabatan dan harta kekayaan.

Tentu saja menjalankan ritual pesugihan di tempat itu adalah hak masing-masing peziarah. Sayangnya, ritual itu kemudian berkembang dengan bumbu seks bebas yang dilakoni sebagian peziarah. Lagi-lagi kegiatan menyimpang tersebut dipengaruhi mitos. Pangeran Samudro juga berbuat yang sama dengan ibu tirinya di sana.

Bila nanti malam adalah malam Jumat Pon. Para peziarah mulai bersiap untuk melakukan ritual pesugihan di Makam Pangeran Samudro. Sebelum memasuki arel makam, para peziarah harus mengunjungi Sendang Ontrowulan dan Sendang Taruno. Di sana, mereka membersihkan diri, seperti yang dilakukan Dewi Ontrowulan ketika akan menemui Pangeran Samudro.

Jika pembersihan diri telah dilaksanakan, para penziarah menemui kuncen Sendang. Mereka meminta restu dan mengutarakan permintaan sebelum mendatangi makam. Saat itu, sebagian peziarah membawa pasangan di luar nikah. Kelak, beberapa pasangan dadakan tersebut akan berhubungan seks yang dipercaya sebagai prasyarat ritual.

Lain lagi menurut Hasto Pratomo, juru kunci atau kuncen senior makam. “Tidak ada syarat tertentu hanya bawa bunga. Dengan panduan juru kunci kita berdoa. Tawassul atau tahlil supaya dapat barokah,” kata dia.

Kini, tiba saatnya bagi para peziarah untuk melaksanakan ritual di makam Pangeran Samudro. Tidak ada panduan resmi, bagaimana ritual harus dilakukan. Yang jelas, para peziarah harus menyampaikan maksud kedatangan dan mengutarakan permintaan yang diinginkan. Tentu saja, tidak semua peziarah melakukan seks bebas usai melakukan ritual di makam Sang Pangeran. Namun, tak sedikit di antara mereka melakukan hal itu.

Bagi peziarah yang percaya harus melakukan seks bebas di sekitar komplek makam, tersedia kamar-kamar yang disewakan. Jika kebetulan tidak mempunyai pasangan dadakan, para penyedia jasa penyewaan kamar juga menyediakan wanita teman kencan. “Awalnya malu, tapi kalau dua kali tiga kali sudah biasa dan seperti suami isteri,” Miswan, seorang peziarah.

Mitos tentang seks bebas sebagai prasyarat pesugihan di Gunung Kemukus akhirnya menyuburkan prostitusi. Para pekerja seks komersial menjadi teman kencan bagi para penziarah yang tidak mempunyai pasangan. Tak ada yang melarang aktivitas seks atau sekedar minum minuman keras dan berjudi di sana. “Meski ada plang larangan judi, asusila, dan minum, buktinya tidak apa-apa,” kata Wuni, seorang PSK.

Masyarakat di sana juga tidak merasa terganggu. Apalagi, mereka mendapatkan uang dari aktivitas itu. “Pendapatan masyarakat dari sewa, jual makanan. Masalah gituan tidak ada masalah,” ujar Dharmanto, kepala Dusun Kemukus.

Prostitusi sebagai dampak mitos ritual seks bebas di Gunung Kemukus sebenarnya telah disadari pemerintah dan kepolisian Sragen. Namun, sejauh ini kedua instansi tak berdaya karena keuntungan ekonomis dari kegiatan tersebut telah menjadi sumber pendapatan warga sekitar.

Meski demikian, bukan berarti aktivitas itu dibiarkan. “Kita tidak mungkin melakukan secara frontal, harus ada pembelajaran yang manusiawi dengan mengangkat kesejahteraan warga,” tutur Kepala Kepolisian Sragen Ajun Komisaris Besar Polisi Charles Ngili.(AWD/Tim Derap Hukum)

Sumber Asli berita liputan 6.com

.

Sahabat dan pembaca Batavusqu yang terseksi dimana saja berada, maap postingan ini disaji bukan untuk dipuji apalagi mengajak namun tersaji untuk diketahui. ingat hanya di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah.

Salam Takzim Batavusqu

Iklan

165 pemikiran pada “Ritual Tersexi di Pulau Jawa

      1. Maaf izin menduselakn diri di sini tapi bukan tuk melakukan ritual sex bebas ….. wakakakak ….. Gila Tuh ritual ngesex di tempat makam seperti itu … ampun dech ….
        Astaghfirullah …….. Subhanallah ….. Na’udzubillahi min dzalik …

  1. Gunung kemukus memang terkenal seantero tanah Jawi bahkan sampai keluar, menyelam sambil minum air, cari pesugihan sekalian cari nikmat sesaat, emang seperti kata bang Rhoma, yang nikmat nikmat diharamkan karena merusak pikiran, nyanyian Syaiton

    Sugeng Enjing…….. Have a nice Sunday Morning

  2. @Kang Zipoer7
    Astaghfirullah,
    Insya Allah, saya yakin semua ini berawal dari kemiskinan ekonomi yang membelit baik penduduk lokal maupun para pengunjung, disamping itu juga adanya rasa frustasi dari usaha yang kurang beruntung, terakhir kali yang saya dengar para pengunjung awalnya mayoritas para pedagang kecil yang mencari kekuatan “supra x” plus-plus :mrgreen:

    Salam hangat selalu.

      1. citromduro

        sebagian berpendapat yang penting uang
        haram atau tidak ada dibelakang kayaknya kang

        yang penting nikmat bisa dapat uang lagi

  3. Astaghfirulah……

    Ternyata masyarakat kita masih banyak yang percaya pada mitos, yang tidak jelas sumbernya. Kalau pun ada, mengapa dengan alasan ekonomi mereka menanggalkan kehormatan jiwa dan raganya ? Bukankah Allah telah memberikan nikmat berpikir dan bergerak ?

    1. Sebagian masyarakat yang apabila berada di pusat hiburan dan panorama alam pastilah akan mengais uangnya dengan cara berjualan atau layanan sewa apa saja, yang penting mendapatkan uang, mereka tidak peduli dengan sumbernya

  4. Naudzubillahmindzalik……….
    hanya karena besarnya pemasukan, maka pemda dan petugas setempat tdk berdaya, melarang perilaku haram disana.
    Lalu, kalau bencana msh saja terus terjadi di negeri ini, siapa yg patut di salahkan ?
    semoga Allah swt berkenan memberi petunjuk pada mereka.
    Salam.

  5. ini adalah nasihat menyesatkan yg berkembang di masyarakat :
    “Kalau kamu mau sukses dan kaya secara instan, datanglah ke Gunung Kemukus. Kalau kamu ke Gunung Kawi, salah satu anak, keponakan, cucu, atau cucu keponakan, akan terlahir idiot. Kalau kamu memelihara tuyul, dan tuyul itu tertangkap, lalu salah satu tangannya dipaku, maka tanganmulah yang akan luka ditembus paku. Kalau kamu datang ke Jimbung, dan memelihara bulus, maka kulitmu akan belang-belang putih yang terus meluas. Ketika belang itu menyatu, maka kamu akan mati dan menjadi bulus. Kalau kamu jadi babi ngepet, dan tertangkap, akan langsung dibunuh orang. Paling aman memang ke Kemukus. Tidak ada resiko, tidak ada tumbal…”

  6. Gunung ini sering saya dengar dulu ketika saya tinggal di Solo. Namun urung saya jalan2 ke sana untuk melihat dari dekat.
    Terima kasih informasinya Mas.
    Salam

    Btw maaf baru hadir kembali, kemarin dari pagi sampe malam saya off Mas.
    Salam

  7. ===“siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya”.====nadzar yg sesat, ditunggangi iblis.

  8. astagfirullah….begitu pendek pemikiran manusia dengan melakukan persugihan..sesungguhnya rejeki sudah ada yang mengatur..tergantung bagaimana kita berusaha untuk mendapatkannya…
    rejeki yang didapat dengan cara tidak halal tidak akan kekal selamanya…
    semoga penduduk di daerah kemukus bisa segera sadar bahwa kegiatan tersebut sangatlah di larang oleh agama..berzina bukan dengan mukrimnya adalah perbuatan dosa yang di benci oleh Allah…
    semoga kita terhindar dari hal-hal tersebut…amien…

  9. Salah satu hal yg bisa membumi hanguskan kegiatan ini menrt saya adalah pemerataan ekonomi, mksdnya bagmna pemerintah bisa membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan tingkat perekonomian bangsa dan masyarakat. Jika ini bisa dilakukan dengan terus meningkatkn tingkat pendidikan masyarakat, saya yakin pola pikir masyarakat kita akan berubah, sehingga kegiatan ini tak mempunyai tmpat lg.
    Salam takzim.

    1. Tetap ga bisa kang, yang jelas ini harus dari turun dari ALLAH SWT karena hanya Dia yang maha segalanya, Ingat kisah Nabi Luth AS bukan disana Allah memberikan hukuman yang besar

  10. di kebumen juga ada mitos tempat mujarab mas, tapi khusus untuk jabatan saja. dan caranya juga biasa, do’a-do’a. tak ada aktivitas pendukung, bahkan bunga sekalipun tak di syaratkan. hanya ada waktu2 tertentu, di pegunungan nan gelap gulita. penziarah tak boleh bawa alat penerang, harus jalan sesuai yang dilihat jalannya. bila bisa sampai ke tempat dan tidak kesasar..maka itu pertanda akan berhasil. jika sudah kesasar duluan, itu pertanda akan tidak berhasil apalagi tak pernah sampai ke tempat itu. konon itu tempat masih keturunan raja di pulau jawa yang mengembara sampai Kebumen dan meninggal di Kebumen.

    Pusing mas kalau mikirin mitos…

    btw, kalau di sana, kayaknya cukup dengan ketegasan polisi saja secara kompak untuk memberantas prostitusi….selesai dah 😆

  11. Bukan main, postingan yang kontroversial kang. Memang Gunung Kemukus itu kontroversial. Mau diberantas susah. Pasangan mesum main gila di semak-semak, penduduk menyewakan tikar. Sewaktu Pemda setempat memasang lampu penerangan, tidak lama sudah hancur semua dilemparin batu.
    Ritual di kamar-kamar penyewaan itu belum lama ini saja, untuk memuaskan hasrat yang tanggung. Mitosnya kan harus berhubungan di lokasi, jadi harus cepat. Kalau kurang puas ya sewa kamar aja.
    Semua kembali pada kesadaran sendiri.
    Saya pribadi prihatin masih ada sebagian masyarakat yang mempercayai mitos sesat semacam itu.

  12. waduh emg ud gbs dpungkiri lg. emg orang2 indonesia tak bisa lepas dr mitos dan hal2 yg berbau klenik. tp agk kget jg kok y hrus ngesex loh. . . wduh2.tp y trserah indvdunya lah. . . .*oy blh kq ambl sftwarex di hal dwnload zone/ hehe

  13. Sebelum ritual yang berbau seks itu di bubarkan, sudah seharusnya pemerintah memberikan pengertian dan mencari jalan agar pendapatan para warga sekitar bisa di tingkatkan dengan cara yg halal…

  14. sedjatee

    pengalaman yang menegangkan Mister… jadi pengen kesana nih… pengen liat gunungnya aja… hehehe… siip banget, Mister…

    sedj

  15. wong pangeran samudranya aja di rajam ma penduduk setempat, eh kok malah ditiru??? kayaknya penduduk setempat dah mulai tahu hukum Islam ya..
    sepertinya banyak yang memanfaatkan kesempatan itu, dan cuma cari alasan aja mau ritual, padahal emang hobi ngesex, jo ditiru ya kang..
    dosanya dobel tuh, syirik + zina +++++

  16. Salam kenal..
    Informasi yg mengejutkan ..
    tetapi itulah realita. sebagai pembelajaran bagi masyarakat lain. untuk bisa melihat kebaikan dan keburukan, kelayakan dan ketidaklayakan.

  17. Ping-balik: Upacara si Rambut Gimbal « Batavusqu

  18. Ping-balik: 18 JABS BY THE BOYS « The Ordinary Trainer writes …

  19. Ping-balik: Tradisi Bayi Turun Tanah 3 « Batavusqu

  20. Ping-balik: Tradisi Bayi Turun Tanah 4 « Batavusqu

  21. Ping-balik: Tradisi Bayi Turun Tanah 5 (end) « Batavusqu

  22. Ping-balik: Ada Kutu di Wordpress « Batavusqu

  23. Ping-balik: Kata Orang Kutu Bikin Gatel « Batavusqu

  24. Ping-balik: 9 Hari Pertama PATAS 2010 « Batavusqu

  25. Ping-balik: Pengantar Puasa Senin Kamis « Batavusqu

  26. Ping-balik: Ritual Puasa Senin Kamis 1 « Batavusqu

  27. Ping-balik: Ritual Puasa Senin Kamis 2 (end) « Batavusqu

  28. Ping-balik: Ritual Puasa Senin Kamis 3 (habis) « Batavusqu

  29. Ping-balik: KutuBacaBuku di Batavusqu « Batavusqu

  30. Ping-balik: Informasi Senjata, Gratisss ! « Batavusqu

  31. Ping-balik: Golok bukan go! Blog « Batavusqu

  32. Ping-balik: Kujang; Ajimat Raja Pasundan « Batavusqu

  33. Ping-balik: Artikel Terunik Pertama Leysbook « Batavusqu

  34. Ping-balik: Artikel Terunik Pertama Di Leysbook « Batavusqu

  35. Ping-balik: Rencong Milik Aceh « Batavusqu

  36. Ping-balik: Kode Etik Nara Blog (Blogger) « Batavusqu

  37. Ping-balik: Celurit di mata Carok « Batavusqu

  38. Ping-balik: Hadiah Terunik Akhirnya Terbit « Batavusqu

  39. Ping-balik: Ceria bersama Si Bungsu « Batavusqu

  40. Ping-balik: Gerbang Baru Mulai Terbuka « Batavusqu

  41. Ping-balik: Kemeriahan Humberqu « Batavusqu

  42. Ping-balik: Berburu Dengan Sumpit « Batavusqu

  43. Ping-balik: Humberqu Jilid 1 « Batavusqu

  44. Ping-balik: 3 Hari yang tertinggal « Batavusqu

  45. Ping-balik: Jambore Bersama Bhirawa « Batavusqu

  46. Ping-balik: Risalah Untuk Rusma « Batavusqu

  47. Ping-balik: Reportase Kemeriahan Humberqu « Batavusqu

  48. Ping-balik: Ayoo gerakkan tubuh sambut pagi ceria « Batavusqu

  49. Ping-balik: Tradisi Aruh Baharin 1 « Batavusqu

  50. Ping-balik: Aruh Baharin 2 (habis) « Batavusqu

  51. Ping-balik: Permohonan Maap « Batavusqu

  52. Ping-balik: Nilai-nilai Budaya Makassar 1 « Batavusqu

  53. Ping-balik: Nilai-nilai budaya Makassar 2 « Batavusqu

  54. Ping-balik: Nilai-nilai Budaya Makassar 3 (end) « Batavusqu

  55. Ping-balik: Wisata Kuliner khas Makassar 1 « Batavusqu

  56. Ping-balik: Wisata Kuliner Khas Makassar 2 « Batavusqu

  57. Ping-balik: Wisata Kuliner Khas Makassar 3 (end) « Batavusqu

  58. Ping-balik: Peduli Sahabat « Batavusqu

  59. Ping-balik: Tali Asih dari Pakde Cholik « Batavusqu

  60. Ping-balik: Penghuni Cempaka Mas Teler « Batavusqu

  61. Ping-balik: Kupersembahkan untuk yang paling Sedjatee « Batavusqu

  62. Ping-balik: Mengenang 64 Tahun Bandung Lautan Api « Batavusqu

  63. Ping-balik: Jail ko tega sih « Batavusqu

  64. Ping-balik: Mari Matikan Lampu Selama 60 Menit « Batavusqu

  65. Ping-balik: Jakarta Kota Air (Bagian 2) habis « Batavusqu

  66. Ping-balik: 3 Fasilitas Yang Mengganggu « Batavusqu

  67. saya mantan president AS tdk ada masalah jika ritual sex bebas ini dilakukan di AS pemerintah mewajibkan ritual sex ini kpd siapapun guna memproduksi anak 7 dijadikan
    tentara ELITE disetiap angkatan darat, udara, laut AS hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s