Renungan

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca Batavusqu yang berbudi

Saat tulisan ini terposting, saya baru saja berkunjung ke rumah sahabat saya yang sedang sakit, cukup lama rasa sakit  dalam tubuh sahabat saya ini, sudah hampir masuk 7 hari. ya sahabat ontel saya pak Widi masih berbaring lemas di kursi kayunya akibat kecelakaan didaerah kalibata mall.

Ada rasa pilu di dada ini saat berkunjung kesana, karena sampai hari ke tujuh tak satu pun sahabatnya yang selalu bersama di hari libur mengayuh sepeda ontel berkeliling kota Depok dan Jakarta, miris pula mendengar kisah sang istri yang menyampaikan ucapan terima kasih saat kunjungan perdana sahabat pak Widi.

Teringat dengan penyampaian pakde Cholik dan bunda Lily di postinagnnya, yang menyarankan untuk menjenguk sahabat atau family yang sedang sakit, karena menjenguk pesakit merupakan obat yang tak ternilai harganya, dengan berkunjung untuk menjenguk sahabat yang sedang sakit akan menjadikan obat khusus guna mempercepat pemulihan fisik maupun mentalnya.

Kehadiran saya kerumah pak Widi memang direncanakan, sebelum menuju tempat tugas saya sempatkan hadir kerumah beliau hanya untuk menjenguk tidak lebih karena hari Minggu lalu saat komunitas kami melakukan pakansi ke pesisisr sunda kelapa pak Widi tidak serta, saya kasak kusuk tidak juga ketemu berita. wah ternyata pak Widi sedang sakit.

Semoga lekas sembuh pak Widi, tulisan ini akan terus menjadi renungan bagi saya, ternyata benar apa yang disampaikan pakde Cholik dan Bunda Lily, dengan menjenguk pesakit akan berasa diobati. Sungguh obat yang tak ternilai justru dari hadirnya sahabat, bagaimana menurut sahabat? tentang ini mohon komentarnya

Salam Takzim Batavusqu

Iklan

24 pemikiran pada “Renungan

  1. Menjenguk orang sakit berpotensi memberi perasaan dan kesan kepadanya bahwa ia diperhatikan orang-orang disekitarnya, dicintai, dan diharapkan segera sembuh dari sakitnya.
    Hal ini dapat menentramkan hati si sakit yang bermuara pada kesembuhannya.

  2. Menjenguk orang sakit dapat menumbuhkan semangat, motivasi, dan sugesti . hal ini dapat menjadi kekuatan khusus dari dalam jiwanya untuk melawan sakit yang dialaminya. dan memunculkan sugesti dan energi yang hebat untuk sembuh.

  3. itulah persahabtan,,, dengan saling menjenguk ketika sakit akan memberikan kehangatan yang susah diungkapkan dengan kata-kata. Bahkan menjenguk dan dijenguk adalah sebuah terapi penyembuhan.

  4. Ping-balik: IBSN: Kesempatan « FAITES COMME CHEZ VOUS

  5. selain berfungsi sebagai obat, menjenguk teman yang sakit juga menunjukkan bahwa anda sahabat sejati… tidak hanya sahabat yang datang ketika merayakan kesenangan tapi hilang ketika kesusahan.

  6. semoga Alah swt segera mengangkat sakit yg diderita oleh Pak Widi,amin.
    dan semoga Pak Widi juga sabar menghadapi ujian ini,amin.
    Selain sebagai peyembuh bagi si sakit, kunjungan kitapun, menjadi pengingat, bahwa ketika Allah swt berkehendak, kita tak mampu melakukan apapun, krn kita makhluk yg lemah,
    laa hawla wala quwwata illa billahil aliyil aziim
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s