Ilmu dan Iman

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Bagi kaum santri dua kata ini tidak akan sulit mengartikannya, namun bagi aqu yang baru mendengarkan pengajian ini cukup menyentakkan jiwa. kenapa? ya baru saja aqu memahami akan ilmu dan iman yang memiliki satu kesatuan makna yang dalam. Ilmu tanpa iman akan menghasilkan cendikia yang durja sementara Iman tanpa ilmu akan menghasilkan seorang yang mensekutukan.

Ilmu laduni akan memberikan hikmah kepada seorang insan untuk menggerakkan akalnya agar bisa hidup dan menghidupi, tapi akan berbahaya kata ustadz bila tidak dilandasi dengan keimanan. Kata ilmu menurut harfiah bahasa adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya (sumber wikipedia).

Iman menurut khasanah diartikan dengan percaya, dan semakin banyak percaya akan menjadi sebuah kepercayaan, Kepercayaan yang dimaksud  adalah kepercayaan yang paling tinggi yaitu kepercayaan kepada Tuhan yang maha segalanya. Tanpa landasan kepercayaan segala sesuatu tentang ilmu akan disalahgunakan.

Sahabat dan pembaca yang beriman

Mohon maap kalau postingan ini sedikit membingungkan, karena kemampuan aqu menjabarkan ilmu dan iman dari sang ustadz memng masih baru. dan menurut teman sepengajian di sini adalah pengajian diri. wah tambah bingung lagi kan. Kalau ini aqu simpan dan tidak aqu sampaikan berarti aqu dikategorikan orang pelit. Jadi ini kajian yang tersirat dari ustadz bahwa Ilmu tanpa Iman bahaya, Iman tanpa Ilmu juga berbahaya. Semoga sahabat yang pernah mengetahui tentang ini dapat berbagi, silahkan komentari agar aqu tambah mengerti.

Gambar dari wikipedia ilmu

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci melainkan hanya untuk mengaji

——————————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

|ilmu dan iman|Puisi diri|Kedasyatan ngeblog|Senjata adat papua|Kopetisi tenaga laboran|4 Senjata adat suku Jambi|Foto-foto Kopdar|Kopdar yang membawa berkah|Musik Rakyat|Catatan buat sahabat|Perjalanan lucu besepeda|Blog Susindra Berbagi|Review curhat sang presiden|Review D-D|Ikut memeriahkan lomba yuk|Pengumuman yang terlambat|Suku dayak yang membumi|Hari bersih menuju hari sehat|copot label hiatus|Hiatus|Reportase aktivitas|Bedog senjata suku Baduy|Keris senjata adat jawa|Yang Tersurat|Yang tersirat|Award itu begitu menggoda|Award itu begitu mengembun|Kopdar dengan Kang Sedjatee|Hari Pendidikan|Renungan dihari buruh|

Iklan

12 pemikiran pada “Ilmu dan Iman

  1. hmmm,
    Lalu jabaran tentang kaitan ilmu harus berlandas iman mana ya pak? Kok sepenangkap saya cuma didefinisikan terpisah, dah awalnya diberitahu jika ilmu harus berlandas imas, koreksi saya jika salah..

    Salam.
    Budaya Ngeblog

  2. Saleum
    Jika ingin sukses di dunia dan akhirat maka kita sebaiknya kuasailah keduanya, Ilmu tanpa Iman atau Iman tanpa Ilmu tidak akan mewujutkan sesuatu yang baik untuk pribadi kita.
    saleum dmilano

  3. Kang Isro…
    Iman dan Ilmu harus seiring sejalan.
    Maka, Nabipun bersabda:
    Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan di dunia, hendaklah dengan ilmu
    Barangsiapa yang mengharapkan kebahagiaan di akhirat, hendalah dengan ilmu
    Barangsiapa yang menginginkan kebahagian dunia dan akhirat, hendaklah dengan ilmu

  4. Ping-balik: Penghargaan untuk Sahabat « Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s