Profesi pemerhati lingkungan hidup

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Pada postingn kang alam yang  disini dan yang disini saya mau ikut berpartisipasi ah, tapi ini bukan menantang kang Alam yang sudah sekliber internasional dalam menyaji lingkungan lho. untuk satu postingan ini sebelumnya saya juga minta maap karena harus menunda tradisi yang ada di negeri Indonesia.

Menurut saya profesi pemerhati lingkungan hidup yang masih peka terhadap lingkungan bersih itu hanya pada tukang sapu, tukang  angkut sampah dan olahragawan. mengapa demikian mari kita telusuri bersama.

Yang pertama mohon maap kepada para tukang sapu

Profesi ini tanpa disangkal juga ikut menjaga lingkungan, dari pukul 05.30 para penyapu jalan ini membersihkan sampah daun di sepanjng jalan protokol, namun bukan hanya sampah daun saja tetapi sampah-sampah insan yang tak beriman juga ikut disapu tanpa pandang bulu.

Dahulu tukang sapu jalan dipegang oleh kaum pria, namun kini kaum wanita juga ikut ambil bagian. Insting mereka terhadap sampah sungguh luar biasa, walau mereka tidak bertugas mereka tetap berkenan memindahkan sampah ke tempatnya.

Selain tukang sapu jalan, tukang sapu gedung, tukang kebun, tukang sapu sekolah juga termsuk dalam profesi ini. dan merupakan insan insan pekerja lingkungan hidup. Kalau lah ada penghargaan kebersihan seharusnya mereka ikut menerimanya. tanpa mereka jalan jalan protokol apalah jadinya.

Yang Kedua mohon maap kepada para pengangkut sampah

Sahabat pasti menyadari bagaimana pentingnya para profesi pengangkut sampah ini, kalau  mereka libur sehari saja maka sampah dipasar akan menggunung dan menimbulkn bau yang tidak sedap.   Mereka juga bekerja tanpa lelah untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih. dan naluri mereka juga hampir sama dengan profesi sebelumnya. walau tidak bertugas mereka tetap berkenan memindahkan sampah ke tempatnya.

Mereka memindahkan sampah dari TPS menuju tempat pembuangan akhir juga tanpa mengiraukan teriknya matahari. sehingga seharusnya pada hari lingkungan hidup mereka mendapatkan award dari pak menteri.

Yang ketiga mohon maap kepada para olah ragawan

Hampir seluruh olah ragawan benci terhadap asap yang mengandung gas karbonmonoksida (CO), karena asap ini menimbulkan banyak penyakit seperti gangguan saluran pernapasan, gangguan jantung dan gangguan  lainnya. Asap yang mengandung CO ini bukan hanya bersumber dari rokok saja melainkan dari asap knalpot kendaran yang tak ramah lingkungan dan juga asap dari pembakaran lainnya. 

Para olahragawan paling tidak mau berada dalam sebuah ruangan yang berasap rokok, dan para penggiat sepeda paling benci dengan kendraan yang menebar asap di jalan. mereka lebih senang agar semua mesin kendaraan bermotor yang melaju di jalan diuji dahulu emisinya. Dan diyakini oleh banyak orang bahwa timbulnya polusi udara berasal dari asap kendaraan dan asap rokok.

Untuk itu mari kita berhenti merokok dan menggunakan sepeda dalam berktivitas ke kantor, ke sekolah, ke pasar dan kemana saja, karena hanya sepeda_lah kendaraan yang bebas dari asap.

Semoga tulisan ini ikut memberi warna dalam perayaan hari lingkungan hidup dunia.

Buat kang Alam ini bukan tantangan ya, maap kalau terkesan menantang, karena saya juga paling suka dengan tantangan bersepeda.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci, namun hanya sekedar mengikuti.

——————————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

Profesi pemerhati LH|Upacara Adat Bau Nyale2|Upacara Adat Bau Nyale1|Upacara Adat Pasola2|Upacara Adat Pasola Sumba1|Warung Blogger|

Iklan

44 pemikiran pada “Profesi pemerhati lingkungan hidup

  1. Saya juga pemerhati lho.. Tapi sebatas memperhatikan aja.. Belum sehebat mereka. Kadang masih lupa dan buang sampah sembarangan deh.. -___-”

    Happy Monday morning mas Zipoer.. 😀

    Ditunggu kunjungan baliknya.. 🙂

  2. Terima kasih akhirnya ikut menjawab “Tantangan untuk Para Blogger”.

    Untuk sepeda saya hanya memakaian untuk bepergian jarak dekat saya. Kalau ngantor sehari-hari saya malah jalan kaki. Lha wong jaraknya dekat gak samapai 500 meter dari rumah.

    Selamat Hari Lingkungan Hidup 2011; “Forests: Nature at your Service”.
    Yang belum menjawab tantangan dari Alamendah langsung ceck TKP di: alamendah.wordpress.com/2011/06/03/tantangan-untuk-para-blogger-indonesia/

  3. Saleum,
    Liat poto bang is bersepeda dengan penuh semangat, saya jadi semangat nih… 🙂
    ketularan bang, hehehe..
    met pagi semoga sukses dengan aktivitasnya
    saleum dmilano

  4. Ping-balik: Artikel-artikel Tentang Lingkungan Hidup dari Para Blogger | Alamendah's Blog

  5. Wah olahragawan nya jeren pake blangkon (bener nggak sih tulisannya?), hehehe…

    memang para tukang sapu dan pemulung, adalah orang2 yg berjasa menjaga kebersihan lingkungan… semoga mereka mndpt balasan yg setimpal… amin…

    Selamat Hari Lingkungan Hidup, Kang..

  6. Saya salut dengan para pasukan kuning (sekarang seragamnya berganti hijau) yang tidak enal lelah dalam membersihkan jalan meskipun hari terik dan hujan. Salut buat mereka.

    Sala hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  7. Ping-balik: Upacara adat tiwah « Batavusqu

  8. seringnya memang keberadaan profesi ini kurang diperhatikan ya Mas Isro
    padahal sesungguhnya mereka lah bagian dr penyelamat lingkungan yg paling signifikan
    dgn membaca tulisan ini, semoga aku makin menyadari arti pentingnya memelihara lingkungan 🙂
    salam

  9. Wah, mas. Saya sendiri hampir lupa bahwa petugas kebersihan juga seorang pemerhati lingkungan. Apa jadinya kalau tak ada mereka? Mungkin setiap orang berbau busuk dengan menyimpan sampah dikantongnya 😀

  10. benar-benar sangat memberi warna terhadap lingkungan tulisannya ini Bang,
    soal asap rokok, saya belum berhasil menghilangkannya dari tempat tinggal nih 😦

  11. Ping-balik: Kolaborasi angka dan huruf « Batavusqu

  12. Ping-balik: Angka dan huruf merupakan perpaduan kode « Batavusqu

  13. Ping-balik: Upacara adat Molonthalo1 « Batavusqu

  14. Ping-balik: Upacara adat Molonthalo2 « Batavusqu

  15. Ping-balik: Upacara adat Mappassili « Batavusqu

  16. Ping-balik: Upacara adat Mandi Tian Mandaring « Batavusqu

  17. Ping-balik: Upacara adat Mandi Bunting « Batavusqu

  18. Ping-balik: Upacara adat 7 bulanan di Aceh « Batavusqu

  19. Ping-balik: Model Onthelis tempo doeloe « Batavusqu

  20. Ping-balik: Award dari Kang Indra Kusuma Sejati « Batavusqu

  21. Ping-balik: Upacara Adat Tingkeban « Batavusqu

  22. Ping-balik: Upacara adat Mitoni « Batavusqu

  23. Ping-balik: Ngontel neng petogogan « Batavusqu

  24. Ping-balik: Upacara adat khitanan masyarakat Betawi « Batavusqu

  25. Ping-balik: Tradisi khitanan masyarakat sunda « Batavusqu

  26. Ping-balik: Peringatan HUT Kota Jakarta « Batavusqu

  27. Ping-balik: Tradisi khitanan masyarakat Tengger « Batavusqu

  28. Ping-balik: Tradisi khitanan masyarakat Demak « Batavusqu

  29. Ping-balik: Tradisi khitanan bagi Masyarakat Bajo « Batavusqu

  30. Ping-balik: Tradisi khitanan masyarakat Bugis « Batavusqu

  31. Ping-balik: Tradisi Khitanan masyarakat Aceh1 « Batavusqu

  32. Ping-balik: Tradisi khitanan masyarakat Aceh2 « Batavusqu

  33. saya sangat salut dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada mereka pemerhati lingkungan, saya adalah salah satu diantara mereka yang mempedulikan lingkungan hidup di kabupaten Mimika….

    saya sangat tertarik dengan artikel bapak ini…. izinkanlah saya untuk mengkopy dan bagikan kepada mereka yang belum peduli dengan lingkungan hidup di daerah saya ini… Informasi seperti ini lebih bagusnya semua orang tahu,

    salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s