Tradisi malam nisfu sya’ban di madura

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca Batavusqu yang berbudi

Lain daerah lain cara dalam menyelenggarakan penghormatan dimalam nisfu sya’ban. dan ini merupakan keunikan bangsa Indonesia dalam menghargai para ulama dan sepuh adat untuk melaksanakan tradisi dalam  menghidupi malam nisfu sya’ban. Kali ini batavusqu mencoba mengangkat masyarakat Pamekasan Madura dalam menghormati atau memuliakan malam Nisfu Sya’ban.

Sebagian umat Islam di Pamekasan, Madura, Jawa Timur malam Minggu nanti tepatnya pada tanggal 16 Juli 2011 akan memperingati malam “Nisfu Sya’ban”, yakni malam pertengahan bulan Sya’ban tahun Hijriyah yang diyakini sebagai bulan pergantian buku catatan amal manusia.dimana catatan itu akan menjadi sebagai neraca di Yaumil Mi’Zan nanti.

Mereka beramai-ramai datang ke masjid dan mushala terdekat yang ada di wilayah tersebut dan membaca Al Quran surat Yasin sebanyak tiga kali secara bersama-sama. Menurut ulama setempat, Ustad Gazali, pembacaan tiga kali surat Yasin itu dimaksudkan untuk memohon agar mereka bisa panjang umur, murah rezeki dan kuat iman. “Di samping itu, kami berharap agar catatan amal selama setahun ditutup dengan catatan amal baik dan dibuka dengan catatan amal baik pula,” kata Gazali menjelaskan.

Muslim di wilayah ini juga berkeyakinan bahwa pada malam tanggal 15 bulan Sya’ban tahun Hijriyah tersebut, buku catatan amal manusia selama setahun diganti oleh malaikat pencatat amal, yakni malaikat Rokib dan malaikat Atid.

Selain membaca Al Quran, mereka juga membawa aneka jenis makanan yang oleh masyarakat di Madura dikenal dengan sebutan “rebbha”, makanan ini dihususkan untuk para pemuka agama dan para ustadz yang memimpin pembacaan surat Yasin tersebut. Menurut warga, tujuan pemberian makanan “rebbha” itu sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada pemuka agama, atas perannya mendidik putra-putrinya mengajarkan membaca Al Quran dan memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.

Mereka juga berharap dengan pemberian “rebbha” itu kehidupannya akan lebih berkah dan mendapatkan barokah dari Allah SWT. “Kami juga berharap semoga rezeki kami ke depan akan bertambah dan anak-anak kami pintar mengaji Al Quran,” kata Salamah, warga Kadur, Pamekasan Madura Jawa Timur.

Seusai mengaji surat Yasin secara bersama-sama, mereka langsung bersilaturahmi ke tetangganya untuk saling meminta maaf atas perbuatan yang selama ini mereka lakukan. Peringatan malam “Nisfu Sya’ban” di Pamekasan ini hanya oleh sebagian kelompok Muslim saja, yakni kelompok tradisional yang kebanyakan berada di daerah perdesaan dan umumnya merupakan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Sumber dari Harian Republika Kamis, 6 Sya’ban 1432 / 07 Juli 2011

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci namun hanya untuk melengkapi

——————————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

Tradisi malam Sya’ban di Pamekasan|Tradisi bulan sya’ban di Muntilan|Wisata Kuliner|Malam Sya’ban Disukabumi|Tradisi Nisfu Sya’ban di Bangka Belitung|Tradisi Nisfu Sya’ban di Ciganjur|Tradisi Ojung di Bulan Sya’ban|Artikel Sya’ban|Dirgahayu Kepolisian|

Iklan

27 pemikiran pada “Tradisi malam nisfu sya’ban di madura

  1. ejawantahblog

    Semakin beragam masyarakat kita dalam memperingati hari besar agama, terutama nisfu sya’ban. Setiap daerah yang memiliki ciri has tersendiri dalam hal penyajian acara dan bentuk nama makanan. Semakin banyak pengetahuan kita bila disajikan dalam bentuk seperti ini kang.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s blog

  2. selain disajikan kepada para ulama, rebbe itu sendiri juga dibagikan kepada seluruh peserta pengajian itu sendiri sebagai bentuk rasa berbagi antar sesama 😎

  3. Ping-balik: Tradisi perang ketupat di Bulan Sya’ban1 « Batavusqu

  4. Ping-balik: Tata Cara Sholat Sunnah Nisfu Sya’ban « Batavusqu

  5. Ping-balik: Malam Nisfu Sya’ban | habibmaulana Organizer

  6. Ping-balik: Tradisi perang ketupat di bulan Sya’ban2 « Batavusqu

  7. Ping-balik: Tradisi Nisfu Sya’ban di Jepara « Batavusqu

  8. Ping-balik: Puasa sunnah di bulan Sya’ban « Batavusqu

  9. Ping-balik: Gowes to Campus « Batavusqu

  10. Ping-balik: Tradisi malam Nisfu Sya’ban di tempat saya « Batavusqu

  11. Ping-balik: Tradisi Kaurie Beureuat di Bulan Sya’ban « Batavusqu

  12. Ping-balik: Tradisi Suro Baca di Sulsel « Batavusqu

  13. Ping-balik: Tradisi Sya’ban di Sumatera Barat1 « Batavusqu

  14. Ping-balik: Proses Sidang Tilang di PN Jaksel « Batavusqu

  15. Ping-balik: Tradisi Sya’ban oleh Masyarakat Jawa « Batavusqu

  16. Ping-balik: Tradisi Sya’ban di Sumatera Barat2 « Batavusqu

  17. Ping-balik: Tradisi pacu jalur di bulan sya’ban « Batavusqu

  18. Ping-balik: Tradisi Papajar di Cianjur « Batavusqu

  19. Ping-balik: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H « Batavusqu

  20. Ping-balik: Kopdar dengan pemilik TE « Batavusqu

  21. Ping-balik: Rangkuman Sya’ban « Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s