Tradisi menyambut nisfu Sya’ban di Tangsel

Artikel Tamu

Warga keturunan Betawi-Sunda di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten memadati pasar tradisional untuk memborong ketupat untuk merayakan Nisfu Sya`ban atau hari ke-15 di bulan Ramadhan. Masyarakat Ciputat dan Pamulang keturunan Betawi-Sunda biasa merayakan doa bersama tepat pada hari ke 15 bulan Ramadhan atau merayakan Nifsu Sya`ban sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.Sebelum perayaan malam Nifsu Sya`ban umumnya puluhan warga membeli ketupat di pasar kemudian malam harinya ketupat itu disajikan untuk jama`ah di masjid atau musolla. “Ketupat dan beberapa panganan dihidangkan di musolla atau masjid kemudian disantap bersama-sama setelah magrib, siapapun boleh mengambil ketupat tersebut asalkan bukan pemilik ketupat itu,” ujar warga Kampung Hijau Ciputat itu.

Pada hari ke 15 Ramadhan, beberapa warga membeli lebih dari satu paket ketupat berisi 20 ketupat dengan harga Rp. 40ribu di pasar Ciputat. Dan sudah menjadi tradisi warga di sini merayakan Nifsu Sya`ban di mana rasa kekeluargaaan lebih erat dengan saling membagi ketupat pada malam ke 16 Ramadhan.

Bagi pedagang ketupat yang berada di Pasar Ciputat tradisi ini merupakan keuntungan tersendiri, dan banyak pula para pedagang ketupat musiman yang ikut mengambil keuntungan di bulan Sya’ban ini. Apalagi tahun ini tanggal 15 Ramadhan jatuh pada hari Ahad, pasar ciputat akan ramai dipenuhi pedagang ketupat. Meski belum memasuki Lebaran penjualan ketupat selalu memberikan keuntungan tersendiri. Umumnya warga Ciputat dan Pamulang keturunan Betawi-Sunda beramai-ramai membeli ketupat untuk perayaan Nifsu Sya`ban.

Dalam sebuah wawancara di sebuah harian surat kabar yang terbit, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel M. Saidih menyatakan Nifsu Sya`ban merupakan budaya yang berhubungan kuat dengan Islam pada Ramadhan. “Sya`ban adalah salah satu nama bulan pada penanggalan Hijriah yang jatuh sebelum Ramadhan atau bulan Puasa dan ini dilakukan warga sebagai rasa bersyukur kepada Ilahi,” kata Saidih.

Mohon maap penulis tidak ingin mencantumkan Fotonya

Beliau bernama Bambang Tedjo Lestioro
Lahir di Tangerang 21 Maret 1989
Bekerja di UIN Tinggal di Pamulang

Iklan

24 pemikiran pada “Tradisi menyambut nisfu Sya’ban di Tangsel

  1. mantab kang 😀 kalau di tradisi di kampung saya kalau nisfu sya’ban itu 15 hari menjelang ramadhan dan di isi dengan yasinan… dan kalau ketupat di pertengahan puasa yang biasanya disebut qunut karena pada shalat tarawih tepatnya witir di rokaat ganjil biasanya melakukan qunut seperti shalat subuh 😀

  2. aku pernah tinggal di Tangerang selama 2 tahun,, dan setiap bulan puasa emang selalu kebanjiran makanan yg berasal dari mesjid yg adain acara apa gitu,, aku kurang ngerti bahasa mereka..

    salam sukses mas dengan penulis tamunya.. 🙂

  3. Ping-balik: Tradisi perang ketupat di bulan Sya’ban2 « Batavusqu

  4. m.zainul arifin

    tradisi nisfu sya.ban adalah tradisi yg dilakukan u menyambut bulan puasa n setiap daerah pasti melakukan tradisi yg berbeda beda n itu boleh dilakukan asalkan tdk bertentangan dg ajaran islam contohnya ;mengajarkan agama islam yg d anggap menyimpang / ajaran yg d anggap sesat

  5. Ping-balik: Tradisi Nisfu Sya’ban di Jepara « Batavusqu

  6. Ping-balik: Puasa sunnah di bulan Sya’ban « Batavusqu

  7. Ping-balik: Gowes to Campus « Batavusqu

  8. Ping-balik: Tradisi malam Nisfu Sya’ban di tempat saya « Batavusqu

  9. Ping-balik: Tradisi Kaurie Beureuat di Bulan Sya’ban « Batavusqu

  10. Ping-balik: Tradisi Suro Baca di Sulsel « Batavusqu

  11. Ping-balik: Tradisi Sya’ban di Sumatera Barat1 « Batavusqu

  12. Ping-balik: Proses Sidang Tilang di PN Jaksel « Batavusqu

  13. Ping-balik: Tradisi Sya’ban oleh Masyarakat Jawa « Batavusqu

  14. Ping-balik: Tradisi Sya’ban di Sumatera Barat2 « Batavusqu

  15. Ping-balik: Tradisi pacu jalur di bulan sya’ban « Batavusqu

  16. Ping-balik: Tradisi Papajar di Cianjur « Batavusqu

  17. Ping-balik: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H « Batavusqu

  18. Ping-balik: Kopdar dengan pemilik TE « Batavusqu

  19. Ping-balik: Rangkuman Sya’ban « Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s