Proses Sidang Tilang di PN Jaksel

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Pagi tadi saya harus berburu waktu untuk hadir mengikuti proses sidang tilang di PN Jakarta Selatan. ya saya terpaksa harus ditilang karena tidak menyalakan lampu utama saat melintas di jl. Raya Tanjung Barat dengan kendaraan roda dua. Bagaimana prosesnya agar sahabat tidak khawatir kalau di stop polisi karena melanggar peraturan.

Pilihan yang saya ambil saat ada razia adalah sidang, dan tidak membayar uang ganti sidang di tempat, dengan secarik kertas berwarna merah saya sudah antri dari pukul 09.00 di gedung pengadilan negeri Jakarta Selatan yang berada di jl. Ampera Raya.

Sahabat jangan salah tempat ya perhatikan no seri kertas merah tadi, angka terakhir merupakan angka kunci diloket mana kita harus antri, misalkan angka terakhir 1, 2, 3, 4, dan 5 sahabat harus antri di ruang sidang 3 sedangkan angka terakhir 6, 7, 8, 9, 0 harus antri di ruang sidang 4.

Kemudian tanggal sidang juga harus diperhatikan, kalau tidak sahabat akan rugi waktu dalam antrian. Setelah memasukkan kertas merah ke petugas saya harus menunggu panggilan dengan ratusan manusia yang terkena tilang. Petugas akan memanggil terdakwa (saya) secara acak, jadi perhatikan sungguh sungguh panggilan itu. karena jika sampai 3 kali tidak menghampiri panggilan maka sahabat akan menunggu sampai jam 16.00.

Alhamdulillah saya dipanggil pada pukul 09.38 dan saat sidang pak Hakim hanya menanyakan kasusnya, kemudian menyebut angka Rp. 70.000 untuk kasus yang saya langgar yaitu pasal 293 ayat 2 (tidak menyalakan lampu disiang hari). Hehehe lumayan juga sih seharga buku Detektif Misterius, tapi itu lebih baik dari pada dititipkan. Setelah membayar uang tersebut, SIM saya kembali deh masuk dompet.

Nah Sahabat ini pengalaman saya yang pertama mengikuti sidang pelanggaran UU Lalu Lintas no 22 Tahun 2009. gak lagi lagi deh, ampun pak polisi. Oh ya sahabat jangan lupa di lokasi banyak sekali CALO yang menawarkan jasanya. Saya ga tau bagaimana proses sidang yang dilakukan para calo, semua calo menawarkan biaya 100 ribu sampai 150 ribu dengan kasus yang saya alami.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci melainkan hanya untuk diketahui.

——————————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

Sidang Tilang|Tradisi Sya’ban di Sumbar|Makanan Sehat ala Batavusqu|Tradisi suro baca di makassar|Tradisi Kaurie Beureuat di Aceh|Hikmah Nisfu Sya’ban|Tradisi Nisfu dikomplekqu|Gowes to Campus|Puasa Sya’ban|Tradisi Nisfu Sya’ban di Jepara|Tradisi perang ketupat di bulan sya’ban2|Tradisi menyambut nisfu Sya’ban di Tangsel|Tata cara sholat sunnah Nisfu Sya’ban|Tradisi perang ketupat di Bulan Sya’ban1|Tradisi Sya’ban di Karang Anyar Solo|Hujan Hikmah di Bulan Sya’ban|Tradisi malam Sya’ban di Pamekasan|Tradisi bulan sya’ban di Muntilan|Wisata Kuliner|Malam Sya’ban Disukabumi|Tradisi Nisfu Sya’ban di Bangka Belitung|Tradisi Nisfu Sya’ban di Ciganjur|Tradisi Ojung di Bulan Sya’ban|Artikel Sya’ban|Dirgahayu Kepolisian|

Iklan

24 pemikiran pada “Proses Sidang Tilang di PN Jaksel

  1. wah mantap pak..bener bener…daripada masuk amplop tidak jelas..mending masuk ke amplop negara..dan semoga amplop negara ini jelas digunakan untuk apa , dan tidak di korupsi..gak rela lah kalo dikorupsi..

  2. setiap ujung bulan banyak bgt yang ditilang, itu sengaja at tidak sengaja ya?? #lagibutuhduittuu

    iya enakan sidang pak, masuk kas negara…kla di tempat masuk ke dompet yang nilang 🙂

  3. terroRIEZ

    Daerah tanjung barat sekarang Razianya lagi gencar2nya…minggu lalu om aku juga kena tilang kasusnya juga gak nyalain lampu, tapi si om ogah repot ikut sidang walhasil bayar ditempat.

  4. Ping-balik: Tradisi Sya’ban oleh Masyarakat Jawa « Batavusqu

  5. saya pernah kena juga bang, tapi kasusnya karena orang yg saya bonceng ngak pake helm. udah gitu kelupaan tgl sidang sama waktunya, ahirnya saya ambil lewat calo biarpun sebenarnya orang itu bertugas di PN nya. waaaaaa…. habis uang 250ribu saya bang….

  6. Ping-balik: Tradisi Sya’ban di Sumatera Barat2 « Batavusqu

  7. saya salut dg apa yang bapak lakukan..sangat menjunjung hukum dan menjadikan polisi tidak kebiasaan dg uang pelicin. saya pernah ikut menemani teman untuk sidang tilang, prosesnya tak butuh waktu lama. salam saya pak isro..

  8. Ping-balik: Tradisi pacu jalur di bulan sya’ban « Batavusqu

  9. Ping-balik: Tradisi Papajar di Cianjur « Batavusqu

  10. Ping-balik: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H « Batavusqu

  11. Ping-balik: Kopdar dengan pemilik TE « Batavusqu

  12. Ping-balik: Rangkuman Sya’ban « Batavusqu

  13. Pengadilan Jak Sel …
    aaahhhaa … saya juga pernah sidang disana
    Kasus … ?
    Lampu belakang mati …!!!

    Dan prosesnya lumayan cepet kok …
    Saya rasa uangnya juga akan masuk ke kas negara sebagaimana mestinya

    Salam saya Kang Isro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s