Budaya tertib dalam bersepeda

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang budiman

Pada suatu event  bersepeda santai atau bersepeda sehat budaya tertib dalam bersepeda selalu dipersyaratkan untuk seluruh peserta, baik itu bersepeda secara personal maupun bersepeda secara group (komunitas). Bagi sahabat yang biasa mengikuti acara fun bike pasti sudah mengetahui budaya tertib ini, nah bagi sahabat yang belum tahu apa saja persyaratan bersepeda dalam suatu event fun bike, mari sahabat ikuti kelanjutannya.

Untuk mengikuti acara sepeda santai, panitia penyelenggara pasti akan memberikan persyaratan umum dan khusus yang harus dipatuhi oleh peserta, persyaratan umum yang harus dipatuhi antara lain:

  1. Peserta harus berbadan sehat.
  2. Peserta harus mempergunakan sepeda standard (lihat persyaratan yang dikeluarkan oleh SNI 1049-2008)
  3. Peserta harus mempergunakan kaos event (maksudnya agar para peserta dikenali oleh panitia, dan peserta akan mendapatkan hak haknya dalam event tersebut)
  4. Peserta harus mempergunakan helm bersepeda.
  5. Peserta harus mematuhi rambu rambu yang ada (rambu umum dan rambu yang dikeluarkan panitia)
  6. Peserta harus berada pada jalur sebelah kiri (biasanya ditentukan berjajar maksimal 3 sepeda)
  7. Peserta harus menggunakan isyarat tangan bila ingin berbelok
  8. Peserta harus menghargai pengguna jalan lain
  9. Peserta dilarang saling mendahului
  10. Peserta dilarang makan dan minum sambil bersepeda.

Sedangkan persyaratan khusus untuk kondisi tertentu, misalkan pelaksanaan dilakukan di malam hari, peserta harus menyalakan lampu. Seluruh persyaratan ini bukan dibuat tanpa alasan. namun sudah dikaji oleh para goweser dan penggiat sepeda yang sudah berpengalaman, oh ya ini hanya untuk acara sepeda santai atau sepeda sehat saja ya bukan untuk event khusus. Mari kita bersepeda dengan bijak bukan bersepeda semaunya. Dengan mengikuti budaya tertib dalam bersepeda berarti kita sudah memberikan rasa aman dan nyaman kepada orang lain.

Mari kita selalu melakukan budaya tertib dalam hal kegiatan apa saja, agar kegiatan itu memiliki makna dan memberi kesan yang indah. Seperti halnya yang lain, blogger juga ada mempunyai kode etik dalam berkarya, dan kode etik disepakati agar para blogger memiliki kenyamanan dalam membangun negeri ini. Selamat mengikuti fun bike dengan aman.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci namun hanya untuk diketahui.

Oh ya sahabat tulisan ini diikutkan juga dalam acara ADUK yang sedang digelar oleh pakde Cholik.

ADUK2

——————————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

Tradisi ngabuburit|Postingan Perdana Romadhan

Iklan

28 pemikiran pada “Budaya tertib dalam bersepeda

  1. seiring maraknya bike club semakin banyak kebut2an sepeda di jalan utamanya di jalur pantai losari makassar.
    kadang jengkel juga ngeliat para biker yg sgt tdk tertib itu..
    sukses yah di ADUK

  2. Saya telah membaca artikel diatas dengan cermat
    Akan langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi sahabat.
    Tak lupa saya mohon maaf atas segala kesalahan lahir dan batin. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

  3. Ping-balik: Ramadan atau Romadhon « Batavusqu

  4. Ping-balik: Tr « Batavusqu

  5. Ping-balik: Tradisi bermain bola api « Batavusqu

  6. Ping-balik: Hingga kini masih teringat « Batavusqu

  7. Ping-balik: Tradisi Obrog « Batavusqu

  8. Ping-balik: Tradisi Ngangklang « Batavusqu

  9. Ping-balik: Tradisi Suluak « Batavusqu

  10. Ping-balik: Tradisi Tumbilotohe « Batavusqu

  11. Ping-balik: Tradisi Sholat Tarawih « Batavusqu

  12. Ping-balik: Tradisi menikmati Bubur Samin « Batavusqu

  13. Ping-balik: Ikut merayakan LMGS G2 « Batavusqu

  14. Ping-balik: Tradisi malam Qunut « Batavusqu

  15. Ping-balik: Tradisi menunggu malam Lailatul Qodar « Batavusqu

  16. Ping-balik: Tradisi Grebeg gunungan « Batavusqu

  17. Ping-balik: Tradisi Buka Puasa Bersama « Batavusqu

  18. Ping-balik: Tradisi Pesta Kolak « Batavusqu

  19. Ping-balik: Tradisi Luk Culuk « Batavusqu

  20. Ping-balik: Tradisi antri daging « Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s