Syarat sah sholat Jum’at

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu

hahay hari ini kan hari Jum’at boleh dong aqu menulis sesuatu yang berkenaan dengan sholat Jum’at ya sekedar mengingatkan bukan untuk menggurui ya sahabat. Sahabat ada 9 syarat umum dan 5 syarat khusus yang harus diketahui oleh pelaku sholat Jum’at,  Nah sahabat kita lihat satu persatu yuk

1. Syarat-syarat Umum

Adapun syarat-syarat shalat Jum’at yang bersifat umum adalah sebanyak 9 macam, ialah:

Pertama, yang sah  melaksanakan shalat Jum’at ialah orang Islam.  Tidak sah dong kalau orang kafir asli atau murtad.

Kedua, yang sah  melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang sudah tamziz (berakal).  Tidak sah shalat Jum’at orang yang belum Tamziz (belum berakal).

Ketiga, yang sah  melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang mengerti tentang kaifiyah atau tata cara yang fardlu dalam shalat Jum’at. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang tidak me-ngerti tentang kaifiyah fardlu shalat Jum’at.

Keempat, yang sah melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang tak meneqadkan sesuatu perintah fardlu, diteqadkan sebagai perintah sunnah. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang meneqadkan pe-rintah fardlu itu diteqadkan perintah sunnah

Kelima, yang sah melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang mengerti dengan kenyataan (yakin), atau sangkaan (dhan) masuknya waktu shalat Jum’at melalui petunjuk yang benar. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang tidak mengerti masuknya waktu shalat.

Keenam, yang sah melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang menutupi warna aurat di dalam shalat. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang dengan sengaja membuka auratnya di dalam shalat.

Ketujuh, yang sah melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang di dalam shalatnya menghadap kiblat dadanya ke ka’bah Baitullah di Makkah, bagi orang yang kenyataan shalat di hadapan Ka’bah di Makkah, atau sangkaan hati dengan petunjuk atas orang yang shalat jauh tempatnya dari ka’bah mengikuti ulama mujtahid bagi orang yang bukan ahli mujtahid. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang tidak menghadap kiblat ke ka’bah.

Kedelapan, yang benar melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang suci dari segala hadas kecil dan hadas besar. Tidaklah benar shalat Jum’at atas orang yang mengandung kedua hadas kecil dan besar.

Kesembilan, yang benar melaksanakan shalat Jum’at ialah orang yang suci pakaian, tubuh dan tempatnya dari semua najis yang tak dimaafkan. Tidak sah shalat Jum’at atas orang yang pakaian, tubuh dan tempatnyua mengandung najis yang tidak dimaafkan.

(bersambung)

Satu pemikiran pada “Syarat sah sholat Jum’at

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s