Hari Ibu

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Hari ibu yang biasanya diperingati setiap tanggal 22 Desember, baru saja diselenggarakan di tempat kami. ya peringatan yang sering dilupakan oleh hampir semua instansi pemerintah. Mengapa hari ini sudah diperingati padahal baru tanggal 19 Desember penasaran mari kita simak kelanjutannya.

Sudah diumumkan hari Senin lalu tepatnya tanggal 17 Desember 2012 kantor tempat penulis mengabdi akan menyelenggarakan upacara memperingati Hari Ibu yang ke 84 pada tanggal 19 Desember 2012, sebab kata pihak panitia tanggal 22 jatuh pada hari Sabtu jadi acaranya dimajuin.

Penulis tidak mempermasalahkan kapan diselenggarakan yang terpenting makna hari ibu harus direnungkan dan dicermati sedalam-dalamnya oleh para penerus bangsa khususnya para perempuan, karena tonggak keberhasilan para perempuan dimulai dari sini.

Menurut sejarawan awal mula dari bertemunya para pejuang wanita Indonesia pada Kongres Perempuan Indonesia I, 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di Gedung Dalem Jayadipuran. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra. Salah satu hasil dari kongres ituadalah terbentuknya Kongres Perempuan atau dikenal dengan Kongres Wanita Indonesa (Kowani).

Selanjutnya 22 Desember ditetapkan sebagai perayaan Hari Ibu adalah putusan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada 1938 di Bandung.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga sekarang.

Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji keibuan para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

Mari dihari ibu nanti kita istimewakan istri kita, ibu kita, mantu kita dan mertua permpuan kita  sebagai empati untuk pejuang perempuan Indonesia. Selamat Hari Ibu wahai para ibu diseluruh penjuru.

Seperti biasa dipadu bukan untuk mengguru apalagi meniru tetapi hanya untuk memberi ramu bagi para ibu

Salam Takzim Batavusqu

8 pemikiran pada “Hari Ibu

  1. Semoga semakin banyak orang tua Ibu yang terawat dengan baik dihari tuanya. Dan semoga hal ini bukan hanya dapat dijakan sebvuah seloan bagi para kaum wanita. karena untuk menjadi sejatinya seorang ibu bukan hanya sekedar melahir dan mebesarkan. namun dia dapat mendidik dengan suri tauladan prilaku dan sikap mereka.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s