Prosesi Lamaran

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang budiman

Seperti yang tertuang pada postingan sebelumnya, batavus harus bergeser dari posisi singgasana karena tempat itu memang harus diganti menjadi meja sajian. ya salah satu prosesi lamaran saya harus menggeser benda ini benda itu karena tempatnya memang kecil.

Sejak Sabtu pagi tenda mulai dipasang, atribut lain ikut dipersiapkan meja prasmanan, kursi bahkan sampai ke dekorasi sederhana ikut merias rumah dan jalan depan rumah. Hal ini dilakukan karena hari Ahad prosesi lamaran anak saya yang sulung akan digelar.
Sudah sepantasnya kita menyambut tamu (calon besan) dengan cara yang berbeda, karena ini juga merupakan peristiwa bersejarah bagi saya dan keluarga (perdana) lebih lebih kandungan arti bagi si sulung. Selain tataan meja dan ucapan kertas telah diposisikan, sound system juga ikut diuji agar tidak mengganggu telinga pendengar. ya semua itu telah dipersiapkan untuk prosesi lamaran.

Tak perlu diungkap siapa saja yang ikut terlibat dalam persiapan pokoknya saya dibantu oleh kerabat dan handai taulan. Disini saya baru merasakan manfaat bertetangga, manfaat bergaul dan manfaat menghormati sanak saudara. Sehingga pekerjaan yang semestinya sangat berat sirna terbantukan.

Hari prosesi yang diharap-harap sulung pun tiba, dari kejauhan sinyal sms dikirim tanda armada dari babelan Bekasi akan mendarat di wilayah srengseng. 15 menit kemudian satu persatu mobil pengiring tamu diparkirkan di halaman Masjid, tim penyambut juga telah berdiri menanti kedatangan mereka dan menyambut dengan keramahan yang tidak dibuat-buat.

Tamu dipersilahkan duduk ditempat yang telah disediakan, kemudian protokol menyampaikan satu persatu mata acara yang tersusun sebagai berikut:

  1. Pembukaan
  2. Penyampaian maksud tujuan tamu
  3. Penerimaan dari shohibul hajat
  4. Penyerahan bawaan secara simbolis
  5. Penyematan cincin dari orangtua (besan)
  6. Pembacaan do’a
  7. Ramah tamah
  8. Penutup

Acara pembukaan disampaikan langsung oleh pembawa acara dengan pembacaan ummul qur’an dan penyampaian maksud tujuan langsung disampaikan oleh pak Paimin selaku calon besan. penyampaian maksud tujuan disimpulkan adalah silaturahmi dan selanjutnya menyampaikan pinangan buat anak pertamanya Andang Pratomo. Kemudian penerimaan disampaikan oleh sesepuh (tokoh masyarakat tempat saya tinggal) bapak H. Dadang Suhendang menerima dengan sepenuhnya akan maksud tujuan dengan sebelumnya menanyakan kepada si sulung mau atau tidak dilamar oleh si Andang.

Acara selanjutnya penerimaan secara simbolis bawaan dari para tamu yang diserahkan oleh ibu si Andang dan diterima langsung oleh istri saya berupa bungkusan dan amplof coklat, kemudian dilakukan pula penyematan cincin pengikat kepada si sulung oleh dari ibunya si Andang Acara sepenuhnya ditutup dengan do’a oleh ulama setempat.

Mohon maap karena keterbatasan biaya prosesi tidak dilakukan dengan adat khusus, kami hanya memakai adat setempat. Demikian tersaji demi melengkapi bukan disaji untuk dipuji apalagi dicaci.

Salam Takzim Batavusqu

Iklan

4 pemikiran pada “Prosesi Lamaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s