Suara Sepeda

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang sehat

Pada hari Jum’at seperti biasa saya sempatkan bekerja dengan sepeda, ya tentunya dengan sepeda kebanggaan ya itu sepeda ontel bermerk Batavus. kali ini sambil bersepeda saya teringat dengan peserta lomba menulis berpengalaman sepeda siapa dia dan bagaimana ceritanya inilah dia.

Judul Postingan Kring-kring suara sepeda

Tantangan mas Zipoer Batavusqu di http://isro-m.com/pengalaman-mengesankan-dalam-bersepeda.html hari ini, sungguh membangkitkan rentetan kenangan masa bersepeda saat sekolah, inilah dia yang terkenang :

Zaman sekolah TK. <- kan sekolah juga
Naek sepeda cuman boleh se-lingkungan RT aja.
Pesan moral = bersepeda bagus untuk masa perkembangan tangan kaki dan mulut, sambil bersepeda saya sering mampir tetangga dan sering dikasih makanan :D .

Zaman sekolah SD.
Jarak dari rumah ke sekolah cuma 2 km, naek sepeda, uang jajan Rp 500. Suatu hari sekolah pulang awal, kongkow2 dengan sahabat saya, Lusi&Azizah, mendadak ada ide buat jajan di warung bakso yang baru buka 2 km dari sekolah.

Lusi = “semangkok harganya 1500”
Saya = “waduh, uangku cuman 500”
Azizah = “aku bawa 2000”
Lusi = “aku juga 2000..cuma kamu yang bawa sepeda loh wi”
Saya = “iya, trus”
Lusi = “gini, kita b3 naek sepedamu”
Saya = “gimana caranya?”
Lusi = “kamu yang nyetir, zizah di depan, aku di belakang”
Azizah manggut2. Saya melongo.
Jadilah kita cewek2, naek sepeda laki2 merk Mustang saya, mirip lagi akrobat, Azizah pegang setir duduk menyamping di palang depan, saya pegang pundak Azizah, dan Lusi berdiri di belakang memegang pundak saya.
Saudara…efek bersepeda trus makan bakso kepedasan(kan gak cukup beli minum) ternyata menurunkan konsentrasi. Pulangnya, di tikungan dekat sekolah, mendadak, ada sepeda motor Dinas Kebersihan roda 3 bawa gerobak sampah sedang mundur. Dengan jarak 100m, harusnya sih, Azizah tekan rem dan kaki saya turun, tapi yang terjadi kami bertiga cuma bisa teriak. Dan gubrak…
Pesan moral = bersatu kita teguh, bertiga kita runtuh :D

Zaman sekolah SMP.
Ngeceng temen sekelas yang suka olahraga sepeda.
Mr X = “mau ikut gak? sepeda rame2..sekalian latian fisik, kita2 kan mau masuk SMA Taruna wi”
Saya = “mau”
Mr X = “tapi kita jauh loh kalau naek sepeda, bisa 15km”
Saya = “gpp, aku juga pengen olahraga”
Pesan moral = dont even try, naek sepeda jarak jauh cuman buat ngeceng, saya ngilu kaki seminggu :D .

Zaman sekolah SMA.
Jarak rumah sekolah cuman 500m jadi jalan kaki.

Zaman sekolah kuliah.
Ayah = “kamu kan dah lama gak naek sepeda dek, cobain dulu sebelum belajar naek motor, ayah tunggu disini”
Setelah naek sepeda 30menit
Ayah = “gimana..udah siap?”
Saya = “kok jadi gak bisa belok ya yah”
Pesan moral = Cegahlah menurunnya kecerdasan motorik anda dengan bersepeda :D .

By mbak Wigati

7 pemikiran pada “Suara Sepeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s