Tradisi malam Qunut 2

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Masih dengan tradisi yang sama yaitu malam qunut, dimana kegembiraan masyarakat dalam menyambut malam pertengahan di bulan Ramadhan. ya malam yang disetiap sholat witir terbacakan do’a qunut.

Perbedaan tempat juga akan menjadikan perbedaan tradisi namun pada hakekatnya sama yaitu rasa syukur yang dipanjatkan kepada Allah SWT bahwa pelaksanaan puasa dan solat sunah taraweh telah mencapai ½ Ramadhan. sebut saja di Beji Timur pesisir kota Depok. masyarakat beji ini juga selalu melaksanakan perayaan malam qunut hanya berbeda dengan masyarakat kampung Cinere.

Pada masyarakat kampung Beji penyajian makanan setelah sholat taraweh dilakukan secara bergilir, menurut salah seorang warga disana pada setiap malam qunut penyajian makanan penutup taraweh dilakukan secara bergilir. Misalkan dalam sebuah wilayah masjid terdapat jamaah 40 orang maka pembagian dilakukan secara alami untuk 3 jamaah per malamnya.

ya semua merasa senang dapat memberikan sebahagian rezekinya untuk dinikmati bersama, sungguh tradisi ini merupakan tradisi yang unik dan semoga tidak pernah hilang dengan peradaban modern, semoga.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci namun hanya untuk melengkapi.

Baca juga tradisi malam qunut di

Batudaa Kabupaten Gorontalo
Cinere Depok

——————————————————————————————————————–

Salam Takzim Batavusqu

2 pemikiran pada “Tradisi malam Qunut 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s