Tradisi menyambut hari kemerdekaan

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Sudah 2 tahun tradisi ini ditinggal, eh bukan ditinggal sih tetapi ditiadakan, ya karena 2 tahun terakhir tradisi ini tidak mungkin dilaksanakan karena bertepatan dengan puasa dan lebaran. Tradisi ini kembali dilaksanakan seperti layaknya tahun tahun sebelumnya, masing masing warga di seluruh pelosok negeri melaksanakan tradisi ini. Apa sih tradisi yang dilaksanakan itu, yuk kita simak Sebagai apresiasi warga terhadap perjuangan para pahlawan dalam memperebutkan negeri ini dari penjajah biasanya warga di belahan bumi Indonesia selalu menyelenggarakan pesta kemerdekaan, ada yang melaksanakan lomba anak, lomba remaja, lomba ibu-ibu dan juga lomba bapak-bapak.

Tahun ini kembali semarak anak-anak dan para remaja di lingkungan batavusqu menggema hingga sepanjang gang, ya karena tadi siang mereka sangat semangat untuk bertanding memperebutkan posisi juara. ya posisi yang menjadi kebanggaan tersendiri baik bagi dirinya maupun orang tuanya.

Pada tahun ini kebetulan batavusqu langsung sebagai panitia sekaligus juri hahaha 2 amplof pastinya. Lomba yang digelar antara lain lomba kelereng | lomba makan kerupuk | lomba lari | lomba memukul air | dan lomba menusuk benang ke dalam lobang jarum. semua di perlombakan menurut kategori usia.

Tradisi ini selalu dinanti oleh kami karena tradisi ini menambah semangat silaturahmi, tidak ada pembeda antara si kaya dan yang tidak kaya semua membaur memperebutkan suatu titel sang juara. saya yakin semua menginginkan menjadi sang juara, dengan pengorbanan keringat bukan pengorbanan darah seperti para pahlawan. Pengorbanan menuju yang diharapkan, semoga tradisi ini tidak hilang karena waktu dan teknologi

Acara lomba mulai digelar pukul 14.00 sampai dengan pukul 17.00 lumayan membakar kalori batavusqu, hingga tulisan ini dibuat seluruh badan batavusqu gemeretek tetapi puas, sepuas orang yang dimerdekakan oleh tuannya. Merdeka!!!

Dirgahayu Negeriku, Dirgahayu Bangsaku dan Dirgahayu Negara Republik Indonesia yang ke 68

Demikian tersaji untuk diketahui, bukan tersaji untuk dipuji apalagi dicaci, simak juga yang ini

Salam Takzim Batavusqu

 

7 pemikiran pada “Tradisi menyambut hari kemerdekaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s