Tradisi Lebaran Onthel

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Di kolom widget gambar seorang lelaki bergaya di sepeda ontel adalah admin batavusqu, ya di kesehariannya selalu menyayangi sepedah ontel. pria 45 tahun ini adalah penggemar sepeda ontel mungkin kalau ditanya jam terbangnya menggunakan sepedah ontel sudah ratusan mil. Ya sudah ratusan mil.
Minggu lalu melalui sms batavusqu diundang untuk menghadiri lebaran ontel pada tanggal 18 Agustus 2013, apa sih lebaran ontel mari kita simak kelanjutannya.
Lebaran ontel menjadi tradisi unik sejak 5 tahun terakhir, hampir mirip dengan tradisi lebaran yang biasa dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. Yang membuat unik dari tradiisi ini terlihat dari kostum yang dipergunakan peserta yang hadir.
Kostum dikemas sejadul mungkin atau senorak mungkin dan kalau memungkinkan membuat kostum sendiri.
Minggu besoknya batavusqu dan kawan sehobby berangkat dari rumah sejak pukul 5 pagi menuju senayan. Perjalanan ditempuh sejauh 30 KM dengan mempergunakan sepedah tua, atau sepedah ontel dan sering juga disebut sepedah kumbang.
Jalur yang dilalui srengseng sawah, lenteng agung, pasar minggu, gatot subroto, dan terus menuju senayan. Tanpa keluh dan tanpa kesah bahkan yang ada adalah keceriaan di sepanjang jalan. Tak ada gambar yang dapat diambil karena sepanjang jalan ontelis sibuk mengemudikan sepedahnya agar tidak tertabrak bebek” besi dan kijang serta kuda” beroda.
Di dalam parkir timur senayan semua rasa lelah hilang karena batavusqu bertemu dengan para penggiat sepedah dari berbagai sudut penyangga ibu kota.
me and anata gendengme and Joko humber metangerang onthelishalal bi halal lebaran ontelBanyak karya namun tak semua punya kesempatan, banyak sahabat tak semua paham berjabat, 30KM dikejar demi jabat tangan, demi jabat erat, itulah onthelis.

Tradisi unik berlebaran dengan onthelis menjadi momen para pengabadi foto, puluhan foto grapher tak pernah membuang peluang ini, saksikan di media besok, karena onthelis hingga kini banyak yang suka.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci, namun semata hanya untuk diketahui.

Salam Takzim Batavusqu

7 pemikiran pada “Tradisi Lebaran Onthel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s