Menuju Earth Hour ke 5

Salam Takzim

Pembaca dan sahabat Batavusqu yang berbudi

Nanti malam tepatnya pukul 20.30 sampai dengan 21.30 sebagian penghuni dunia yang hidup di bumi akan melaksanakan aksi mematikan lampu dan peralatan Listrik yang ada. Baik itu dirumah, dijalan, di pasar, dan ditempat tempat keramaian, aksi ini dikenal dengan EARTH HOUR

Apa sih Earth Hour itu? Earth Hour adalah gerakan bersama seluruh dunia untuk mematikan lampu selama 1 jam, secara bersamaan. Biasanya ini dilakukan di akhir bulan Maret, di akhir pekan pada pukul 20.30-21.30 waktu setempat. Gerakan ini dimulai dari Sidney 2007 tahun lalu dan di Indonesia baru dimulai pada tahun 2009.

Lalu apa manfaatnya dengan mematikan lampu di Earth Hour? Pesannya jelas, hemat energi. Dengan mematikan lampu selama 1 jam , di rumah/kantor/toko dll, berarti menghemat energi yang digunakan untuk menghasilkan listrik lampu tersebut. Dan berarti mengurangi efek rumah kaca dari gas karbon yang dihasilkan pembangkit energi. Harap dimaklumi, sebagian besar listrik kita (Indonesia, bahkan dunia) masih dihasilkan dari pembakaran minyak dan batubara, sehingga gas karbon banyak terlepas ke udara – efek rumah kaca – pemanasan global.

Apa ya cukup dengan mematikan 1 jam saja, lalu besoknya kita tetap boros listrik? Tentu tidak demikian harapan dari kegiatan Earth Hour. Kegiatan ini dilakukan serempak di seluruh dunia, dengan maksud mengingatkan kita untuk selalu hemat energi. Untuk selalu ingat, setiap kemudahan yang kita peroleh mesti dibayar dengan yang lain. Istilah orang ekonomi, semua ada harganya. Dan harga dari kehidupan modern (listrik, TV, microwave, mobil, dll) adalah kerusakan lingkungan. Maka salah satu cara untuk mengurangi kerusakan lingkungan adalah dengan mengubah perilaku/ gaya hidup kita yang hemat energi.

Earth Hour ini bisa dianalogikan dengan perayaan ulang tahun. Setahun sekali kita berulang tahun kan? Dan di setiap ulang tahun kita atau teman-teman selalu berucap panjang umur, semoga sehat selalu, banyak rezeki, dan sebagainya. Padahal semua itu kita butuhkan juga setiap hari bukan? Setiap hari kita mesti bersyukur, berharap bangun di hari berikutnya, selalu sehat di hari ini, dstnya. Tetapi manusia adalah makhluk fana dan pelupa. Maka dia (manusia) membutuhkan tanda/simbol…yaitu hari ulang tahun. Agar selalu ingat, bahwa usianya makin bertambah, makin tua, sehingga makin sadar ‘rumah masa depan’ makin dekat…lalu biasanya banyak bertobat. Coba kalau tidak ada perayaan ulang tahun…mungkin tidak pernah merasa tua…

Begitu juga dengan Earth Hour. Mari kita rayakan bersama Earth Hour pada tanggal 29 Maret 2010 malam ini, dengan mematikan lampu, juga peralatan lain yang mempergunakan aliran listrik seperti TV, radio, AC, dsbnya selama 1 jam saja, 20.30 – 21.30 waktu setempat. Sambil merasakan bagaimana bila kita sejenak lepas dari peralatan-peralatan listrik tersebut. Dan mari juga mengucapkan komitmen untuk hari-hari berikutnya, kita akan berhemat dalam hal apa. Misalnya mematikan AC saat menjelang tidur, mematikan lampu yang tidak terpakai, mencabut charger ponsel bila sudah selesai mengisi baterei, memakai lampu energi surya, dstnya. Karena Earth Hour menjadi tidak maksimal, bila kita hanya berhemat di satu hari saja. Mesti berhemat energi setiap hari!

Nah sahabat, mari matikan perangkat listrik selama 60 menit sebagai partisipasi dalam Earth Hour ini di manapun sahabat berada dan Nikmatilah Malam!

Gantilah penerangan rumah kita dengan lilin lilin kecil, semakin sedikit cahaya yang terlihat semakin terasa indahnya malam, dan saat waktunya usai setelah meniup lilin katakan

“Welcome Batavusqu”

Terima kasih atas kebersamaannya, Tanpa sahabat apalah arti Batavusqu

 

Batavusqu

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci namun semata hanya untuk mengisi hari

———————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

Iklan

2 pemikiran pada “Menuju Earth Hour ke 5

  1. Ping-balik: Nikmatnya Aksi Earth Hour | Batavusqu

  2. Ping-balik: Ruangan Sejuk Karena AC | Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s