Maulid bunda

Salam Takzim

Sahabat dan Pembaca Batavusqu yang berbudi

Setiap tanggal 4 April ingatan saya selalu tertuju kepada tanggal kelahiran bunda, eh emak. ya tanggal yang tak akan pernah saya lupakan, karena tanpa mama’ tak akan mungkin saya lahir ke dunia ini. untuk itu sangatlah wajar kalau saya selalu memperingati tanggal kelahiran mama’ seperti memperingati maulid Nabi.

Mama’ dimata saya adalah sosok yang paling istimewa karena hampir setiap hari semasa mama’ masih ada segala kebutuhan sarapan, makan siang, makan malam kami sangat diperhatikan mama’ selain itu setiap hari mama’ selalu menyiapkan semua keperluan kami. dari mulai baju seragam, sepatu buat sekolah bahkan mama’ ga mau kalau kami sampai ngga sekolah gara gara keperluan sekolah ga ada. Pokoknya mama’ segalanya

Tepat 70 tahun usia mama’ kalau masih ada, kepergiannya yang terlalu singkat sehingga saya belum sempat memberikan yang terbaik bu at mama’. Tahun 1995 lalu mama’ harus berjuang melawan penyakit kencing manis disertai rematik. ya mama’ akhirnya meninggal pada bulan yang sama. tak terasa air mata ini ikut mengalir kala mengenang mama’

Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis maulid mama’ namun tidak pernah kuat untuk memulainya, mama’ terlalu istimewa bagi saya. diakhir tulisan ini perkenankan saya melanjutkan kalimah dengan susunan bait per bait.

Mama’

sembilan belas tahun sudah mama’ pergi
pergi yang tak akan kembali lagi
pergi ke pangkuan illahi robbi
demi panggilan izzati

mama’

selalu ku ingat pengorbananmu
selalu ku ingat perjuanganmu
bercengkram nyawa untuk aku
bermandikan darah melahirkanku

mama’

karena mama’ aku paham membaca
karena mama’ aku bisa berkarya
karena mama’ aku bisa memilah
memilah yang benar dan yang salah

mama’

moga mama’ masih tersenyum
kala melihat kehidupan diri kami
moga mama’ tetap tersenyum
hingga Allah menjemput kami

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dimaki namun semata hanya untuk mengisi diri, selamat hari lahir bunda tercinta.

4-4-1944 kini 4-4-2014

———————————————————————————————————————————————

Salam Takzim Batavusqu

6 pemikiran pada “Maulid bunda

  1. saya juga telah dtinggal pergi oleh mama-ku pak, yang penting kita selalu mengenang mama kita dalam kebaikan, dan senantiasa mengirimkan doa untuk mama, semoga ALLAH melapangkan jalan almarhum mama menuju surga-NYA………aamiinnn,
    Keep happy blogging always…salam dari Makassar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s