Hari Kartini

Salam Takzim.

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Hari ini adalah hari Kartini yaa hari yang selalu dirayakan oleh bangsa Indonesia khususnya bagi instansi-instansi pemerintah dan atau instansi yang didalamnya berkecimpung banyak kaum ibu atau calon ibu. 135 tahun yang silam, tepatnya pada tanggal 21 April 1879 sosok RA Kartini terlahir dari buah cinta bapak Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan ibu M.A. Ngasirah. Sebagai seorang priyayi, beliau tidak hanya bersantai ria namun terus berusaha untuk mengangkat derajat perempuan pribumi. Lewat buah tangannya sebuah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, RA Kartini mampu mengenyahkan tradisi perempuan yang hanya selalu dipingit, dijodohkan dan dipoligami.

Pagi tadi salon Sinta Santi yang berada di dekat rumah saya sudah 4 orang mengantri untuk menata rias wajahnya dengan tampilan seorang priyayi berselimut busana adat jawa. 3 diantaranya adalah anak setingkat TK dan seorang yang berusia setingkat SD, ya mereka adalah putri para pecinta R.A. Kartini. Betapa tidak anjuran yang tidak menjadikan kewajiban bagi siswa siswi SD, SMP dan SMU lebih dianggap sebagai keharusan bagi pecinta R.A Kartini.

Kalau saja bukan sekedar anjuran tetapi kewajiban, mungkin tak akan banyak yang diam saat ditanya hari apa sekarang. ya lebih banyak yang menjawab Senin dibandingkan dengan yang menjawab hari Kartini. Begitu banyak yang melupakan peristiwa hari ini, peristiwa sejarah peradaban bangsa Indonesia khususnya kaum perempuan.

Dahulu di setiap tanggal 21 April sekolah sekolah SD, SMP, SMU menjadikan peristiwa hari Kartini sebagai sarana untuk lomba berbusana adat, saya lebih sering menggunakan pakaian adat betawi setiap tanggal 21 April. Karena busana ini cukup simpel cukup menggunakan pakaian koko dan menjadikan kain sarung untuk selendangnya. Karena kalau tidak memakai baju adat tidak boleh ikut upacara, dan juga akan dihukum membersihkan kamar mandi sekolah.

Semoga kedepan akan ada lagi kewajiban memakai busana adat disetiap perayaan 21 April sehingga generasi ini mencintai pakaian adat bangsanya sendiri.

Seperti biasa tersaji bukan untuk dipuji apalagi dicaci namun semata hanya untuk mengisi

SELAMAT HARI KARTINI
UNTUK PARA PEREMPUAN PEMBERANI

9 pemikiran pada “Hari Kartini

  1. anjuran berbusana adat pada hari kartini, selain untuk memperingati perjuangan ibu kartini,,juga untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa,,,agar putra putri kita tetap bangga dengan busana adat asli Indonesia….bukan yg asli korea dan sebagainya….
    keep happy blogging always…selamat hari kartini…salam dari Makassar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s