Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulsel

Salam Takzim

Sahabat dan Pembaca Batavusqu yang Berbudi

Sebelumnya batavusqu ingin menyampaikan permohonan maap kepada para sahabat dan pembaca batavusqu dimana saja berada, karena informasi senjata gratis sempat terhenti. Hal ini disebabkan batavusqu harus mengikuti kemeriahan dirumah sahabat dan juga harus menyampaikan beberapa pengalaman perjalanan batavusqu melintas negeri. Lanjutkan membaca “Badik Senjata Tradisional Masyarakat Sulsel”

Sebuah tradisi di kota kelahiran RA Kartini

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang budiman

Kota Jepara yang hingga kini tetap diingat sebagai pijakan keseharian Radeng Ajeng Kartini, menyisakan kenangan yang dalam bagi pertiwi, karena di kota inilah seorang pejuang wanita yang selalu bercita cita menyetarakan gender bagi bangsa Indonesia.

Dalam sebuah penelusuran ada budaya unik dikota jepara yang saya coba untuk ketengahkan kepada sahabat dan pembaca batavusqu dimana saja berada, dan semoga berkenan. Lanjutkan membaca “Sebuah tradisi di kota kelahiran RA Kartini”

Berburu Dengan Sumpit

Rabu, 27 Januari 2010

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca batavusqu yang berbudi

Setelah berhenti cukup lama sajian gratis tentang senjata tradisional, perkenankan kembali batavusqu menyajikan satu lagi tentang informasi senjata tradisional sebagai pelengkap budaya. ya kali ini saya akan angkat senjata Sumpit dari pulau Kalimantan yang terkenal dengan suku dayaknya. Lanjutkan membaca “Berburu Dengan Sumpit”

Celurit di mata Carok

Jum’at, 22 Januari 2010

Salam Takzim

Sahabat dan Pembaca Batavusqu yang budiman

cluritArtikel Kode Etik Blogger yang belum lama dipublish merupakan artikel yang terlaris dibaca bagi para sahabat baik yang senior maupun yunior, itu berarti kode etik blogger masih diperlukan dan dijaga hingga sekarang. Saya pribadi terus terang baru tau tentang adanya kode etik itu sehingga saya haturkan permohonan maap kepada seluruh blogger Indonesia yang melihat saya melanggar kode etik itu.

Kembali kepada postingan terdahulu dimana saya akan terus berusaha menyajikan budaya nusantara dari berbagai aspek kehidupan agar kebudayaan itu terus bisa dinikmati sampai ke anak cucu. Lanjutkan membaca “Celurit di mata Carok”

Rencong Milik Aceh

Rabu, 20 Januari 2010

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca Batavusqu yang berbudaya

Satu lagi senjata tradisional milik negeri Indonesia disaji sebagai pelengkap koleksi budaya. Rencong atau Rincong atau Rintjoeng adalah senjata pusaka bagi rakyat Aceh dan merupakan simbol keberanian, keperkasaan, pertahanan diri dan kepahlawanan aceh dari abad ke abad.

Menurut salah satu sumber Rencong telah dikenal pada awal islam kesultanan di abad ke-13. Di zaman kerajaan Aceh Darussalam rencong ini tidak pernah lepas dari hampir setiap pinggang  (selalu diselipkan dipinggang depan) rakyat Aceh, yang rata-rata punya keberanian luar biasa baik pria maupun wanita karena rencong ini bagi orang Aceh ibarat tentara dengan bedilnya yang merupakan simbol keberanian, kebesaran, ketinggian martabat dan keperkasaan orang Aceh sehingga orang-orang Portugis atau Portugal harus berpikir panjang untuk mendekati orang Aceh. Lanjutkan membaca “Rencong Milik Aceh”

Kujang; Ajimat Raja Pasundan

Senin, 18 Januari 2010

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca

Sebagai informasi gratis mengenai senjata tradisional masyarakat budaya Indonesia kedua adalah Kujang, ya kujang adalah salah satu senjata tradisional masyarakat sunda, yang memiliki nilai budaya yang cukup diperhitungkan oleh para pengamat budaya. Kujang satu-satunya senjata yang hanya dimiliki oleh masyarakat sunda, untuk itu marilah kita ketahui lebih jauh senjata yang satu ini.

Dengan tetap menyisip pesan; tersaji bukan untuk dipuji apalagi dihina melainkan tersaji untuk diketahui dan diperbaiki. Lanjutkan membaca “Kujang; Ajimat Raja Pasundan”

Golok bukan Go! Blog

Minggu, 17 Januari 2010

Salam Takzim

Sahabat dan pembaca yang bahagia…

Postingan ini merupakan awal dari informasi uraian senjata tradisional khas masyarakat beribu pulau, ya masyarakat Indonesia yang memiliki budaya adat yang berbeda, bahasa yang berbeda, busana yang berbeda dan senjata tradisional yang berbeda, tapi satu dalam kesatuan Tanah Air, Bangsa dan Bahasa Indonesia. Lanjutkan membaca “Golok bukan Go! Blog”